KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, mengatakan sangat penting untuk memperkuat peran masyarakat adat dan pemerintahan mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kelurahan dalam rangka menangkal penyalahgunaan narkoba.
Hal ini disampaikannya pada acara Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba bersama BNN dan Gerakan Dayak Anti Narkoba, Senin (17/11/2025), di Gedung DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
“Pada kesempatan ini saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, BNN Kabupaten Kotawaringin Timur, serta organisasi Gerakan Dayak Anti Narkoba yang telah memprakarsai kegiatan sosialisasi ini,” kata Halikinnor.
“Penyalahgunaan narkoba adalah ancaman nyata yang dapat merusak generasi kita, oleh karena itu upaya pencegahan harus dilakukan secara serius, terstruktur, dan bersinergi,” ujarnya.
“Sebagaimana kita ketahui, masyarakat adat memiliki peran yang sangat kuat dalam struktur sosial di daerah kita. Nilai-nilai religius, kearifan lokal dan semangat gotong royong merupakan modal penting dalam membentuk pondasi masyarakat yang kuat dan terlindungi dari ancaman narkoba,” tambahnya lagi.
“Kita semua menyadari bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas BNN, dan bukan hanya tugas pemerintah, namun merupakan tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya.
“Saya percaya melalui sinergi antara BNN, organisasi Gerakan Dayak Anti Narkoba, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat kita dapat mewujudkan generasi dayak yang kuat, sehat dan bebas dari narkoba,” ucapnya.
Bupati Halikinnor berharap kegiatan sosialisasi ini dapat dijadikan momen untuk meneguhkan komitmen, menguatkan solidaritas dan membangun kebersamaan.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan