PALANGKA RAYA, MEDIATNI-POLRI.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi, salah satunya penggunaan drone pertanian di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Kapuas, Kalimantan Tengah.

Program ini bertujuan mempercepat masa tanam, meningkatkan produktivitas padi, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia berbasis teknologi.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menargetkan lahan CSR mampu panen dua hingga tiga kali dalam setahun guna mendukung swasembada pangan nasional.

“Potensi alam yang subur serta ketersediaan air yang melimpah harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan,” ujar Mentan dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menegaskan pentingnya percepatan tanam dan sinergi berbagai pihak untuk menjaga ketahanan pangan.

Hal senada disampaikan Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, yang menekankan optimalisasi lahan dan pelibatan generasi muda melalui Brigade Pangan.

Sebagai implementasi, SMK-PPN Banjarbaru telah memberikan pelatihan pengoperasian drone kepada Brigade Pangan di Desa Bina Mekar, Kapuas.

Pelatihan ini mencakup navigasi, pemetaan lahan, hingga perawatan perangkat.

Pemanfaatan drone diharapkan mampu mendorong pertanian yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat tercapainya swasembada pangan nasional.
(Tbk)