
KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP/MTs sederajat Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2026 resmi dibuka di SMP Negeri 2 Sampit, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan sekolah tingkat SMP dan MTs sederajat dari berbagai wilayah di Kotawaringin Timur sebagai ajang pengembangan bakat, kreativitas, serta prestasi siswa di bidang seni dan olahraga.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kotim, I Gede Sukadana mengatakan, pelaksanaan FLS3N digelar mulai 11 hingga 13 Mei 2026, sedangkan O2SN akan berlangsung pada 18 hingga 20 Mei 2026.
“Tahun ini FLS3N jenjang SMP/MTs sederajat mempertandingkan delapan cabang lomba. Lima cabang dilaksanakan secara luring dan tiga cabang secara daring,” ujarnya saat menyampaikan laporan panitia.
Ia menjelaskan, jumlah sekolah yang mengikuti FLS3N sebanyak 57 sekolah dengan rincian peserta di antaranya ensemble lima peserta, ilustrasi 24 peserta, musik tradisional enam peserta, mendongeng 35 peserta, menulis cerita 35 peserta, menyanyi solo 54 peserta, pantomim 23 peserta, dan tari kreasi 28 peserta.
Adapun lokasi perlombaan luring tersebar di sejumlah sekolah dan fasilitas pendidikan di Sampit. Musik tradisional dilaksanakan di SMP Negeri 9 Sampit, menyanyi solo di SMP Negeri 4 Sampit, pantomim di SMP Negeri 3 Sampit, tari kreasi di SMP Negeri 2 Sampit, serta mendongeng di Aula Dinas Pendidikan Kotim.
Sementara itu, O2SN diikuti 54 sekolah dengan cabang olahraga renang sebanyak 27 peserta, pencak silat 38 peserta, atletik 86 peserta, bulu tangkis 39 peserta, serta cabang baru panjat tebing yang diikuti 12 peserta.
“Panjat tebing menjadi cabang baru yang diperlombakan tahun ini. Harapan kami cabang baru ini dapat menambah minat dan semangat anak-anak untuk terus mengikuti berbagai kejuaraan,” katanya.
Untuk lokasi pertandingan O2SN, cabang renang dilaksanakan di Kolam Renang Cirebon, pencak silat di Lapangan Indoor Futsal, atletik di Stadion 29 November, bulu tangkis di GOR Habaring Hurung, dan panjat tebing di Stadion 29 November Sampit.

Dalam sambutannya, pihak Dinas Pendidikan Kotim menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung prestasi siswa melalui pemberian apresiasi berupa hadiah uang pembinaan.
“Tahun ini kami telah menyiapkan anggaran apresiasi bagi para pemenang di tingkat kabupaten, provinsi hingga nominasi tingkat nasional dengan total anggaran lebih dari Rp200 juta,” ungkapnya.
Pihaknya juga meminta dewan juri dan wasit memberikan penilaian secara objektif agar peserta terbaik benar-benar mampu mewakili Kotim di tingkat provinsi maupun nasional.
Selain itu, para kepala sekolah dan guru pembimbing diminta terus mendampingi serta memotivasi siswa agar mampu meraih prestasi terbaik di bidang akademik, seni, maupun olahraga.
“Selamat bertanding untuk seluruh peserta. Tampilkan kemampuan terbaik dan harumkan nama Kabupaten Kotawaringin Timur,” tutupnya.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan