PALANGKA RAYA, MEDIATNI-POLRI.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi membuka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Kalteng Expo Tahun 2026 mengusung tema “Culture For Dignity” di Bundaran Besar Kota Palangka Raya, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 5.000 peserta serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, seniman, budayawan hingga masyarakat umum.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.Ikom beserta istri, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. beserta istri, Kabinda Kalteng Marsekal Muda TNI Muhammad Nur, S.Sos., Plt Sekda Kalteng dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes., unsur Forkopimda, kepala OPD, bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian acara diawali dengan transit Forkopimda di Istana Isen Mulang sebelum menuju Bundaran Besar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyambutan rombongan VVIP, senam dan Tari Manasai Anak Indonesia Hebat, Tari Hapakat Huma Betang, doa lintas agama, ritual adat Balian Nantilang Dahang Baya, hingga pelepasan Karnaval Budaya oleh Gubernur Kalimantan Tengah bersama unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyampaikan bahwa meski pemerintah daerah menghadapi efisiensi anggaran, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Walaupun dalam kondisi efisiensi anggaran seperti ini, pelayanan masyarakat tetap menjadi prioritas kami. Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, olahraga, budaya dan seni serta sektor strategis lainnya justru kami tingkatkan kualitasnya melalui program-program unggulan,” ujarnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa Festival Budaya Isen Mulang dan Kalteng Expo menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM dan pariwisata.

“Kalteng Expo menjadi sarana promosi berbagai potensi dan produk unggulan daerah agar semakin dikenal luas dan mampu menarik minat investor,” katanya.

Selain itu, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman serta melestarikan budaya daerah sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“Jaga budaya, jaga sejarah dan jangan pernah melupakan sejarah. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan berdoa,” pesannya.

Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 23 Mei 2026 dengan berbagai agenda kegiatan budaya dan olahraga tradisional, di antaranya Karnaval Budaya, Grand Final Jagau dan Bawi Nyai, lomba olahraga tradisional Besei Kambe, lomba kesenian daerah, kuliner tradisional hingga pameran UMKM dan produk unggulan daerah.

Selama kegiatan pembukaan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar.
(BHL)