Bogor // mediatni-polri.id / Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, tengah melakukan pembangunan penggantian jembatan kedep (Wika) yang berdampak pada penutupan total, dengan dimulainya pembongkaran Jembatan pada Senin (25/5/2026) dan diperkirakan selesai pembangunannya memakan waktu sekitar 7 bulan hingga akhir Desember 2026.
Lokasi pembangunan jembatan di wilayah perbatasan antara Desa Nambo dan Desa Tlajung Udik Kecamatan Klapanunggal dan Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pembangunan Penggantian jembatan menggunakan anggaran Rp. 45.982.294.553.00, target waktu pelaksanaan 230 Hari Kalender, Penyedia Jasa, PT. Tri Manunggal Karya

Kepala Desa Nambo Nanang SE. mengatakan,”Imbas Proyek pembangunan jembatan Kedep (Wika), jalan raya Klapanunggal Gunung Putri untuk sementara waktu tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua atau lebih, untuk menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan di sekitar Klapanunggal – Cileungsi, maka pengemudi dihimbau untuk melalui jalur alternatif yang telah ditentukan.
”Pembangunan penggantian Jembatan ini dilakukan karena memang kondisi tiang penyanggah jembatan mengalami kerusakan akibat tergerus derasnya air dan beton penyanggah jembatan patah, selain itu jalan retak dan bolong, sehingga berbahaya untuk lalu lintas kendaraan.”jelas kades
Lanjut, Kades Nanang menegaskan,”seiring pengerjaan pembongkaran dan pembangunan jembatan, maka akan berdampak bagi para pengemudi kendaraan roda dua dan empat yang terbiasa melalui jalur ini, untuk sementara dialihkan ke jalur alternatif lainnya, selama penutupan berlangsung pihaknya menyiapkan sejumlah jalur alternatif, diantaranya :

Kendaraan Kecil/roda dua : tujuan dari Cileungsi ke Gunung Putri dialihkan melewati rute Walahir – Nambo – Gunung Putri, dan sebaliknya.
Kendaraan Sedang : Arah Cileungsi ke Citeureup melewati, Cileungsi, Cibubur – Tol Jagorawi. Arah Citeureup ke Cileungsi: Melewati Gunung Putri – Tlajung udik- Wanaherang- Cileungsi.
Kendaraan Besar/Truk : Dialihkan melalui Tol Jagorawi – Cibubur.
Pihaknya berharap seluruh pengguna jalan mematuhi arahan petugas dan rekayasa lalulintas yang ditetapkan, sehingga akses Cileungsi, Klapanunggal – Gunung Putri tetap berjalan dengan lancar meskipun ada pembangunan. (Heri)


Tinggalkan Balasan