KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati kawasan Pondok Pesantren Darul Amin Sampit dalam rangka memperingati Haul ke-23 almarhum KH Ahmad Abrar bin H. Dahlan, pendiri (Muassis) Pondok Pesantren Darul Amin, Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Musholla Pondok Pesantren Darul Amin, Jalan HM Arsyad Km 3,5, Sampit, Kalimantan Tengah tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan KH Ahmad Abrar bin H. Dahlan dalam mengembangkan pendidikan Islam serta membina umat di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Saat ini, kepemimpinan Pondok Pesantren Darul Amin diteruskan oleh KH Ahmad Rayyan Zuhdi Abrar, yang terus melanjutkan cita-cita dan perjuangan pendiri pesantren dalam mencetak generasi muslim yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Acara haul dimulai sejak pukul 08.30 WIB dan dihadiri para ulama, habaib, tokoh agama, santri, alumni, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah.
Kehadiran ribuan jemaah menunjukkan besarnya kecintaan masyarakat terhadap sosok KH Ahmad Abrar bin H. Dahlan dan warisan dakwah yang beliau tinggalkan.

Peringatan haul tahun ini menghadirkan penceramah Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al Attas dari Jakarta.
Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jemaah untuk meneladani perjuangan para ulama dalam menyebarkan syiar Islam, menjaga akhlak, serta memperkuat persatuan umat.
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan tampak sepanjang rangkaian acara yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil, doa bersama, serta tausiyah agama.
Jemaah yang hadir turut mendoakan almarhum KH Ahmad Abrar bin H. Dahlan agar segala amal ibadah dan perjuangannya mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT.
Peringatan Haul ke-23 ini tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa pendiri Pondok Pesantren Darul Amin, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat semangat dakwah dan pendidikan Islam di tengah masyarakat.
Dengan semangat yang diwariskan para ulama, Pondok Pesantren Darul Amin diharapkan terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan