KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Prajurit Yonif TP 923/Mentaya menerima sosialisasi operasional mobil pemadam kebakaran yang diselenggarakan bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur di Lapangan MA Yonif TP 923/Mentaya, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi potensi kebakaran maupun berbagai keadaan darurat lainnya yang dapat terjadi di wilayah tugas.

Sosialisasi dibuka oleh Wakil Komandan Yonif TP 923/Mentaya, Kapten Inf Agung Redono, S.Tr.Han., S.H. Hadir pula Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Ubaidillah, S.H., MSM, bersama tim instruktur dari Damkar Kotim.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penting terkait struktur organisasi pemadam kebakaran, fungsi dan komponen utama mobil pemadam kebakaran, pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, prosedur pengoperasian, standar keselamatan kerja, hingga tata cara perawatan peralatan setelah digunakan.

Tidak hanya menerima teori, para prajurit juga mengikuti sesi praktik lapangan berupa demonstrasi pengoperasian peralatan pemadam kebakaran yang diperagakan langsung oleh personel Damkar.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman dan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penggunaan alat pemadam secara efektif, aman, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Wadan Yonif TP 923/Mentaya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen satuan dalam meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan personel menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya kebakaran.

Melalui sinergi dan kerja sama yang baik dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur, diharapkan kemampuan prajurit dalam mendukung penanggulangan keadaan darurat dan membantu masyarakat di wilayah binaan dapat terus ditingkatkan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang mengikuti sosialisasi.
(SRD/Tbk)