CIKARANG//MEDIATNI-POLRI.ID//, 20 Juni 2026 – Kawasan sekitar Kawasan Industri Hyundai, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dipadati ratusan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat pada Sabtu pagi. Mengatasnamakan diri sebagai “Masyarakat Bekasi Peduli Gizi Anak Bangsa”, mereka menyatakan dukungan penuh serta mendesak keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Polsek Cikarang Selatan bertindak dengan sikap humanis dalam pelayanan masyarakat agar jalannya kegiatan serta memastikan peserta aksi tetap aman dan situasi tetap terkendali.
Dalam aksinya, yang dihadiri oleh penggiat UMKM, tenaga koperasi, hingga aktivis sosial, ditegaskan bahwa program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini bukan sekadar pemberian makan secara cuma-cuma, melainkan bentuk investasi strategis bagi masa depan bangsa.
“Kami hadir di sini untuk mengawal keberlanjutan Program MBG. Bagi kami, ini adalah program nyata yang berpihak pada rakyat. Asupan gizi yang tercukupi menjadi kunci utama dalam mencetak Generasi Emas 2045 sekaligus menekan angka stunting secara nasional,” ujar Koordinator Aksi, Muhamad Salman Alfarizi, di sela-sela kegiatan.
Selain berdampak pada bidang kesehatan, massa juga menyoroti manfaat ekonomi yang langsung dirasakan masyarakat setempat. Sejak BGN menjalankan program ini, banyak pelaku UMKM di Bekasi memperoleh kesempatan baru untuk menjadi pemasok kebutuhan bagi Satuan Pelayanan Gizi (SPPG).
“Sebelum ada program ini, kami kesulitan menjangkau pasar yang lebih luas. Namun berkat kerja sama dengan BGN, usaha kami kembali bergairah. Program ini memberikan dampak berantai yang positif bagi perekonomian rakyat,” tambah Salman.
Mereka berharap pemerintah tetap konsisten menjaga keberlangsungan program ini dari berbagai tantangan yang ada. Aksi ditutup dengan ajakan kepada seluruh warga Kabupaten Bekasi untuk bersama-sama mengawal agar program investasi sumber daya manusia ini terus berjalan demi masa depan Indonesia yang lebih maju dan unggul.(Red)


Tinggalkan Balasan