KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dalam sepekan terakhir mulai meningkat di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya pemadaman.
Namun, tidak semua titik kebakaran dapat ditangani secara maksimal karena kondisi medan dan luasnya area yang terbakar.

“Sejak satu minggu ini di Kabupaten Kotim sudah banyak kejadian karhutla. Ada yang dapat kami tangani, ada juga yang belum dapat kami tangani,” ujar Multazam, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, BPBD Kotim sejak Senin telah berkoordinasi dengan Posko Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengajukan bantuan helikopter water bombing guna mempercepat pemadaman, khususnya di wilayah Eka Bahurui.

“Ini adalah upaya terakhir kami untuk memadamkan kebakaran di daerah Eka Bahurui. Pagi ini Tim Reaksi Cepat (TRC) akan melakukan kaji cepat di lokasi tersebut,” katanya.
Hasil kaji cepat di lapangan akan menjadi dasar bagi Posko Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah dalam menentukan rencana operasi, termasuk kemungkinan pengerahan helikopter water bombing.

“Hingga saat ini, bantuan helikopter water bombing masih menunggu informasi terbaru dari hasil kaji cepat lapangan dan rencana operasi penanggulangan bencana karhutla dari Provinsi Kalimantan Tengah,” jelasnya.
Multazam juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan dan doa agar penanganan karhutla di Kotawaringin Timur dapat berjalan lancar dan situasi segera terkendali.
“Kami mohon dukungan dan doa, mudah-mudahan situasi ini dapat segera terkendali,” pungkasnya.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan