MURUNG RAYA, MEDIATNI-POLRI.ID – Rangkaian kegiatan Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu (11/7/2026) di Gereja Elioteria Christian Center, Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya.
Penutupan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pemerintah, tokoh gereja, aparat keamanan, serta ratusan peserta sinode.
Acara penutupan dihadiri Bupati Murung Raya Heryius M. Yoseph bersama istri, Ketua DPRD Murung Raya Romiadi, Kapolres Murung Raya yang diwakili AKP Andri Rinaldi Sitinjak, Kajari Murung Raya Herman Kondo Sriwa, Penjabat Sekda Sarwo Mintarjo, Anggota DPRD Kalimantan Tengah Ampera A.Y. Mebas, Danyonif TP 883/TA Letkol Inf Suprianto, Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong, Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, Ketua ICDN Willy M. Yoseph, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta peserta Sinode Umum XXV GKE.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars GKE, penampilan paduan suara, laporan Ketua Panitia, sambutan Ketua Umum Majelis Sinode GKE periode 2026–2031, hingga sambutan Bupati Murung Raya yang sekaligus menutup secara resmi pelaksanaan Sinode Umum XXV GKE.
Dalam sambutannya, Bupati Murung Raya Heryius M. Yoseph mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian sidang sinode yang berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Gereja Kalimantan Evangelis yang telah mempercayakan Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Sinode Umum XXV.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari Majelis Sinode, panitia pelaksana, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, ASN, dunia usaha hingga masyarakat.
Bupati juga mengucapkan selamat kepada jajaran Majelis Sinode GKE periode 2026–2031 yang telah menerima amanah baru untuk memimpin pelayanan gereja.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Firman Tuhan.
Dalam kesempatan itu, Heryius menegaskan bahwa pemerintah dan gereja memiliki tujuan yang sama, yakni membangun masyarakat yang sejahtera tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga spiritual, sosial, dan kemanusiaan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya lokal seperti Belom Bahadat dan Handep Hapakat sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Murung Raya.
Menutup sambutannya, Bupati Murung Raya menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan sinode masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun fasilitas yang disediakan.
Ia berharap seluruh peserta kembali ke daerah pelayanan masing-masing dengan membawa semangat baru untuk memperkuat persatuan dan pelayanan gereja.

Pada kesempatan tersebut, diumumkan pula hasil Sidang Majelis Sinode Umum XXV GKE periode 2026–2031. Pdt. John Asihua, M.Th. terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Sinode GKE, didampingi Pdt. Dein G. Narang, M.Th. sebagai Wakil Ketua Umum, Pdt. Gunedi, M.Th. sebagai Sekretaris Umum, dan Pdt. Triotama T. Abel, M.Th. sebagai Bendahara, bersama jajaran pengurus dan anggota lainnya.
Kegiatan penutupan mendapat pengamanan gabungan dari Kodim 1013/Muara Teweh, Yonif TP 883/TA, Polres Murung Raya, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Seluruh rangkaian acara yang berakhir sekitar pukul 16.00 WIB berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah, foto bersama, serta makan bersama.
(BHL)


Tinggalkan Balasan