KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kelurahan Samuda Kota, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Selasa (9/9/2026).
Dalam sehari, Pos Damkar Sektor Samuda menangani dua kejadian kebakaran hutan dan semak belukar yang lokasinya berada tidak jauh dari permukiman warga. Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 8 hektare.
Kejadian pertama dilaporkan masyarakat pada pukul 09.30 WIB. Petugas Pos Damkar Sektor Samuda langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 09.35 WIB.
Kebakaran terjadi di kawasan hutan dan semak belukar di depan Kantor Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, dengan lokasi yang berada dekat permukiman warga.
Setelah tiba di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan size up untuk mengetahui kondisi dan situasi kebakaran sebelum melaksanakan proses pemadaman.
Petugas kemudian melakukan operasi pemadaman hingga dilanjutkan dengan pendinginan.
Operasional pendinginan selesai sekitar pukul 12.00 WIB dan personel tiba kembali di Markas Komando Damkarmat sekitar pukul 12.20 WIB.
Dari kejadian tersebut, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 7 hektare. Tidak terdapat korban dalam peristiwa tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Belum selesai penanganan kejadian pertama, kebakaran kembali dilaporkan masyarakat pada sore harinya. Informasi diterima Pos Damkar Sektor Samuda sekitar pukul 16.00 WIB.
Petugas berangkat pukul 16.03 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 16.15 WIB. Setelah melakukan pemeriksaan awal atau size up, proses pemadaman dimulai pada pukul 16.18 WIB.
Objek yang terbakar kembali berupa hutan dan semak belukar yang berada dekat dengan permukiman warga, dengan jarak sekitar 50 meter.
Petugas berhasil melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan pendinginan hingga selesai sekitar pukul 17.00 WIB. Selanjutnya personel kembali ke Markas Komando Damkarmat dan tiba sekitar pukul 17.18 WIB.
Luas lahan yang terbakar pada kejadian kedua diperkirakan sekitar 1 hektare. Tidak terdapat korban, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum diketahui.
Dalam penanganan kedua kejadian tersebut, Pos Damkar Sektor Samuda mengerahkan unit MTPK 12 dengan personel Supianor, Saleh dan Tri.
Petugas juga mendapatkan dukungan dari sejumlah unsur terkait, di antaranya Camat MHS, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan dan Desa, Polsek Jaya Karya Samuda, Koramil Samuda, Kodim 1015 Sampit serta Lurah Samuda Kota. Pada kejadian kedua, petugas juga mendapat dukungan dari MPA Desa dan Kecamatan.
Kepala Pos Damkar Sektor Samuda, Supianor, mengatakan penanganan di lapangan berjalan dengan baik. Kemampuan petugas dan komunikasi selama operasi juga berjalan baik, sementara dukungan logistik dinilai cukup.
Kondisi cuaca saat kedua kejadian berlangsung dilaporkan cerah.
Dengan adanya dua kejadian tersebut, petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api di sekitar permukiman.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan