Sampit, Mediatni-polri.id – Dalam rangka rutinan setengah bulanan Laung Kuning Banjar (LKB) DPC Sampit sekaligus minta doa menempati toko baru abang Hadriansyah/utuh jam, di jalan Iskandar, Sampit.

Hadriansyah mengadakan Sholat hajat do’a menempati toko baru, dan pembacaan munakif Siti Khadijah yang dibawakan oleh Ustadz Nasrullah dari Banjarmasin, Selasa (22/9/2026).

“Terima kasih kepada Keluarga Besar Laung Kuning Banjar DPC Sampit, juga Guru Nasrullah, dan kepada semua yang hadir menyempatkan waktu pada malam ini,” Ucap Hadriansyah

Pembacaan Munakif - Pembacaan Munakif Siti Hadijah Pada Rutinan Setengah Bulanan Laung Kuning Banjar DPC Sampit Sekaligus Hadriansyah Minta Do,a nya Menempati Toko Baru 

Hadriansyah, wakil ketua Laung Kuning Banjar DPC Sampit, mengucapkan Terima kasih atas kedatangan Kawan-kawan ketempat kami, semoga kita diberi kesehatan dan mendapat berkah dari Allah SAW.

“Mewakili ketua yang ada kesibukan meminta doanya agar usaha saya lancar, berkah dan keluarga saya sehat semuanya,” Pintanya

Sementara Ustadz Nasrullah dalam Tausiyahnya menyampaikan,

“Sayyidina Khadijah adalah seorang perempuan yang mempunyai kemuliaan, keturunan dari kaum Quraisy yang di hormati, Beliau adalah seorang pedagang yang kaya raya,” Ucapnya

Hngga sampailah kepadanya kabar ada seorang pemuda yang jujur yang terkenal namanya Muhammad Al Amin,

Maka beliau meminta Rasulullah untuk membawa dagangannya ke negeri Syam, setelah melihat kemuliaan dan akhlak nabi Muhammad SAW serta keberhasilannya dalam berdagang, maka timbullah perasaan cinta terhadap baginda Nabi Muhammad SAW.

Pembacaan Munakif - Pembacaan Munakif Siti Hadijah Pada Rutinan Setengah Bulanan Laung Kuning Banjar DPC Sampit Sekaligus Hadriansyah Minta Do,a nya Menempati Toko Baru 

Ditambah lagi cerita dari pembantunya Maisarah akan keajaiban yang terjadi pada nabi kita Muhammad SAW didalam perjalanan berdagang ke negeri Syam, diantaranya awan yang menaungi selama perjalanannya, unta yang patuh dan selamat sampai dengan mudah

Mendengar cerita yang demikian itu maka bertambah kuatlah cinta Khadijah kepada baginda nabi kita Muhammad SAW, kemudian Sayyidina Khadijah menyuruh Nafizsah binti Munyah.

“Nafisah menemui Nabi Muhammad secara langsung untuk menanyakan kesiapan beliau menikah, lalu Khadijah secara tersirat menawarkan dirinya kepada Rasulullah dan Nabi Muhammad menyambut baik tawaran tersebut,”Tutup Ustadz Nasrullah.

(Ariyanto)