Cileungsi, Bogor // mediatni-polri.id / Adanya kekisruhan di tubuh  Internal AIPBR (Aliansi Insan Pers Bogor Raya)  yang dapat mengakibatkan dampak preseden buruk di lingkungan pemerintah kabupaten Bogor, membuat geram Ketua Dewan Penasehat AIPBR kabupaten bogor.

Ditemui awak media pada Kamis, 24/7/2024, Leonard Purba.SE.SH ‎selaku pentolan AIPBR sejak Tahun 2021, mengaku ia juga saat ini menjabat strategi di beberapa organisasi di wilayah kabupaten Bogor,dengan tegas mengatakan. “sangat di sayangkan terjadinya kekisruhan di tubuh Internal AIPBR-dan “sangat geram mengapa tidak! di tubuh Internal AIPBR seharusnya hal ini tidak terjadi, mengingat para pengurus sudah malang melintang di dunia organisasi, hanya karena konflik kepentingan, “tegasnya

‎”Benar saya sangat geram dan sempat Emosi, kita katakan, AIPBR yang sah
dan resmi mendapat pengakuan di pemerintah kabupaten Bogor kenapa harus kisruh.”jelas Leo.

Lanjut menambahkan Leonardo Purba, mendapatkan laporan dari Ketua Umum AIPBR Alif melalui By Phone, pembina  pengurus dan anggota jangan membawa bawa nama lembaga tanpa koordinasi terlebih dahulu, ini lebih kepada Etika organisasi apalagi membawa – bawa dalam kancah kepentingan tanpa koordinasi, Yach jelas salah, “kesalnya.

“Dan mencatut nama organisasi, ini perbuatan tindakan arogansi (nakal) tujuan jelas menjadi opini publik sebab di duga dapat memuluskan kepentingan, misalnya saja sebuah misi tertentu, saya katakan tindakan ini dapat di katagorikan (Mal) Narasi- oleh sebab itu muncul rasa ‎ketidakyamanan di lingkungan SKPD kabupaten Bogor, jelas saya geram, “ucap Leo.

Lanjutnya, jangan membuat kegaduhan  dan membuat tidak nyaman nama baik  AIPBR karna mendirikan nama besar AIPBR  tidak mudah di dapat atau di raih, tentunya melalui jerih payah atas perjuangan pikiran, tenaga, keringat dan Semangat. “kata Leo

Karna itu kedepan saya akan panggil untuk rapat  semua jajaran pengurus untuk meluruskan hal itu sebab perjuangan  tahun 2021, AIPBR merupakan petisi yang tidak terlupakan, dan AIPBR berdiri, bukan organisasi untuk  bisa di bawa – bawa ke dalam kancah Politik atau kepentingan melainkan Indevendensi, serta tidak  mudah di capai begitu saja, oleh karna itu terkait kekisruhan itu saya akan panggil selaku, Dewan Pembina, ‎Ketua Umum dan pengurus lainya, kita adakan gelar rapat tertutup secara Internal di kantor AIPBR, agar ke depan organisasi AIPBR tidak ada lagi muncul kekisruhan seperti ini terjadi, yang bisa berujung kepada tindakan anarakis, “Tutupnya

‎Sumber : Aktivis Botim-Timur Leonardo Purba SE.