Sampit // Mediatni-polri.id / Pelepasan kontingen di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, hingga kelompok tani milenial dan PPPPS (Pusat Pelatihan Pertanian, pedesaan Swadaya) ke Pangkalan Bun dihalaman kantor Bupati Kotim kamis (31/7/2025)

Sambutan Bupati Kotim yang dibacakan Asestin II Rody Kamislam menyampaikan “Saya ucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen yang akan berangkat, saudara-saudara adalah duta wajah dan marwah daerah kita di bidang pertanian, perkebunan, perikanan hingga kelompok tani milenial dan PPPPS (Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya),

Ini merupakan kesempatan langka dan berharga untuk menambah ilmu, wawasaan serta menjalin silaturahmi para petani dan nelayan unggul dari seluruh Kalimantan Tengah,

Kegiatan ini adalah ajang strategis untuk mengaktualisasikan peran petani dan nelayan melalui berbagai agenda transfer pengetahuan dan teknologi yang akan meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku utama pertanian dan perikanan,

Saya berharap kepada seluruh anggota kontingen untuk memanfaatkan momen inj dengan sebaik-baiknya, serap ilmu sebanyak-banyaknya, ikuti segala kegiatan dengan semangat, tunjukan bahwa kontingen dari kabupaten Kotawaringin Timur adalah orang-orang terpilih yang berkompeten, beradab dan bermartabat,

Saya juga mengingatkan untuk menjaga etika, disiplin dan kekompakan, ingatlah nama baik daerah dititipkan dipundak saudara semua, karena apa yang dilakukan akan menjadi refleksi dari seluruh masyarakat Kotawaringin Timur,”demikian sambutan Bupati kotim

Rody Kamislam Asestin II Mewakili Bupati Kotim Halikinnor Mengatakan

“Pagi hari ini kita pelepaaan secara resmi kontingen KTMA dari kabupaten Kotawaringin Timur yang diselenggarakan di kota Pangkalan Bun, harapan kita kontingen ini nanti akan mengikuti kegiatan dari tanggal 1-27, dengan kegiatan ini merupakan media untuk para petani belajar, transfer teknologi untuk peninggkatan produktivitas pertanian,”ucap rody kamis (30/7/2025

“Kontingen Kotim mengirim 35 peserta, dan beberapa pendamping. Dengan keterbatasan anggaran Dinas Pertanian tetap konsisten melakukan pembinaan, kelayakan peserta yang akan diikutsertakan berdasarkan penilaian dengan dinas teknis, kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak’,”harapnya (Ariyanto)