
KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – BKSDA Resort Sampit, akhirnya melepasliarkan seekor lutung abu-abu ke habitatnya setelah sebelumnya diselamatkan oleh warga dan mendapatkan perawatan karena luka-luka yang dialaminya.
Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah, menyebutkan pelepasliaran ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan pada lutung tersebut, seperti stres tinggi dan akhirnya mati.
“Satwa liar jenis bekantan dan lutung termasuk sulit untuk direhab, karena saat dikandangkan walaupun diberi makan dan minum, mereka terlihat tidak bersemangat dan dikhawatirkan stres,” kata Muriansyah, Jum’at (17/10/2025).
“Pakan alami mereka adalah pucuk daun, bunga, buah dan serangga, yang terdapat di hutan,” ujarnya.
“Kami berharap dengan segera dilepas ke hutan, lutung tersebut kembali bersemangat dan bisa mengobati dirinya sendiri di alam
dengan makanan dan daun-daun herbal dari insting yang dimilikinya,” jelasnya.
“Pada Kamis (16/10/2025) sore lutung sudah dilepasliarkan dengan dibantu Komunitas Reptil Sampit. Keputusan ini diambil setelah berdiskusi dengan kawan-kawan. Pertimbangannya adalah makin lama dikandangkan untuk diobati tidak bagus juga karena bisa stres,” tambahnya lagi.
“Kondisi lutung terakhir, untuk luka sobek di bagian punggung dan ekor sudah dijahit. Perilakunya sudah mulai aktif dan sudah mau makan dan minum. Lutung tersebut dilepasliarkan di hutan Kotim. Inilah 4 poin pertimbangan kami lutung tersebut dilepasliarkan,” tukas Muriansyah.
(Tbk).


Tinggalkan Balasan