
PALANGKA RAYA, MEDIATNI-POLRI.ID – Kodam XXII/Tambun Bungai, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial bersama dengan komponen masyarakat, pada Kamis (18/12/2025).
Hadir pada kegiatan Komunikasi Sosial ini, narasumber dari FKUB Provinsi Kalteng, Samsul Bahri, narasumber dari Akademisi UPR, Saputra Adiwijaya, para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan perbankan, BUMN, BUMD, komponen bangsa, organisasi kemasyarakatan, serta Keluarga Besar TNI (KBT).
Kegiatan Komsos yang mengusung tema ‘Pentingnya Komunikasi Sosial Segenap Komponen Masyarakat yang Adaptif dan Berintegritas dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional yang Kuat guna Mendukung Pembangunan Pemerintah RI di Daerah’ ini digelar di Balai Berkah Kodam XXII/Tambun Bungai, Palangka Raya.
Tema ini menegaskan pentingnya peran komunikasi sosial sebagai sarana membangun sinergi dan kebersamaan antara TNI dengan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi dinamika tantangan bangsa.
“Kegiatan komunikasi sosial ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman, komitmen, dan sinergi seluruh komponen masyarakat dalam menjaga ideologi Pancasila, nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, serta mendukung pembangunan nasional dan pertahanan negara,” kata Aster Kasdam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Inf Arief Hidayat, dalam sambutannya.
Ia menyebutkan, dengan komunikasi sosial yang adaptif dan berintegritas, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan langkah antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah dan mendukung pembangunan nasional.
“Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah optimalisasi pemanfaatan Komponen Pendukung Pertahanan, yang meliputi sumber daya nasional seperti warga negara, sumber daya alam dan buatan, sarana dan prasarana, serta komponen warga terlatih,” ujarnya.
“Pengelolaan komponen tersebut dilaksanakan melalui tahapan pendataan, pemilahan, pemilihan, verifikasi, hingga penetapan sebagaimana diatur dalam PP Nomor 3 Tahun 2021 dan Permenhan Nomor 7 Tahun 2021,” jelasnya.
Proses pengelolaan Komponen Pendukung Pertahanan harus dilaksanakan secara sinergis antara Kementerian Pertahanan, kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, sektor swasta, serta berbagai instansi lainnya agar sumber daya nasional dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan pertahanan negara.
Selain itu, pada kegiatan ini juga dipaparkan materi terkait implementasi tugas Kodam XXII/Tambun Bungai di bidang teritorial, antara lain dukungan terhadap ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, revitalisasi wilayah, serta penguatan komunikasi sosial lintas sektor.
Pembinaan teritorial dilaksanakan melalui pendekatan dialogis, kolaboratif, dan humanis dengan mengedepankan kesamaan visi dan kemitraan strategis.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan