
PALANGKA RAYA, MEDIATNI-POLRI.ID – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melakukan peninjauan ke Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya sebagai bagian dari pengawasan dan pengawalan kelancaran penyelenggaraan arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (24/12/2025).
Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memastikan kesiapan operasional bandara selama periode Nataru yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan jumlah penumpang.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur bersama jajaran terkait meninjau langsung sejumlah aspek penting, mulai dari kesiapan fasilitas bandara, pelayanan kepada penumpang, pengaturan lalu lintas udara, hingga penerapan standar keselamatan dan keamanan penerbangan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, yang turut mendampingi Gubernur dalam peninjauan tersebut, menyampaikan bahwa kesiapan sektor transportasi udara menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Menurutnya, bandara merupakan salah satu pintu masuk utama mobilitas masyarakat, khususnya pada momentum libur panjang akhir tahun.
“Peninjauan ini kami lakukan bersama Gubernur Kalimantan Tengah untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana transportasi udara di Bandar Udara Tjilik Riwut siap beroperasi secara optimal menjelang masa Natal dan Tahun Baru 2025/2026,” kata Yulindra.
“Kami ingin memastikan pelayanan kepada penumpang, pengaturan lalu lintas udara, serta penerapan standar keselamatan dan keamanan penerbangan berjalan dengan baik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yulindra menegaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala operasional yang mungkin terjadi selama puncak arus libur Natal dan Tahun Baru.
Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat.
“Dengan sinergi seluruh pihak terkait, diharapkan penyelenggaraan transportasi udara selama periode Nataru 2025/2026 dapat berjalan optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jasa penerbangan di Kalimantan Tengah,” tukasnya.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan