KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Tumpahan bahan bakar jenis solar terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Km 2 hingga Km 3, tepatnya di kawasan SPBU Km 2, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotim, Rabu (31/12/2025) sore.

Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya empat pengendara sepeda motor mengalami luka ringan akibat terjatuh saat melintas di lokasi kejadian.

Informasi awal diterima petugas piket jaga Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) pada pukul 16.14 WIB dari seorang warga bernama Budiyanto, karyawan PT Wilmar.

Laporan tersebut menyebutkan adanya tumpahan minyak di badan jalan yang membahayakan pengguna jalan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Peleton I Damkarmat, Akhmad Ilham Wahyudi, segera menugaskan Regu II untuk melakukan penanganan.

Petugas berangkat menuju lokasi pada pukul 16.45 WIB dan tiba di tempat kejadian tujuh menit kemudian. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan dengan menaburkan pasir di sepanjang jalan yang terdampak tumpahan solar.

Tindakan ini dilakukan untuk mengurangi licin dan mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan.

Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, tumpahan solar diduga berasal dari sebuah bus Damri yang baru keluar dari SPBU Km 2. Panjang tumpahan solar dilaporkan mencapai lebih dari satu kilometer, mulai dari SPBU Km 2 hingga Bundaran Belanga di Km 3.

Proses penanganan berlangsung selama kurang lebih 40 menit dan dinyatakan selesai pada pukul 17.34 WIB setelah kondisi jalan dipastikan aman bagi pengguna lalu lintas. Selanjutnya, seluruh personel kembali ke Markas Komando Damkarmat pada pukul 17.44 WIB.

Dalam penanganan kejadian ini, Damkarmat juga mendapat dukungan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, empat orang pengendara dilaporkan mengalami luka ringan.

Secara umum, pelaksanaan operasional dinilai berjalan dengan baik, didukung kemampuan personel, logistik, dan komunikasi yang memadai, meski kondisi cuaca saat itu dalam keadaan mendung.

Petugas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat melintas di kawasan rawan licin, serta kepada pengelola dan pengemudi kendaraan agar memastikan tidak terjadi kebocoran bahan bakar yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
(Tbk)