KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu program yang berjalan secara rutin adalah layanan barbershop yang dilaksanakan di area dalam Lapas Sampit.
Kegiatan barbershop ini menjadi sarana pembinaan keterampilan kerja sekaligus memenuhi kebutuhan dasar WBP, khususnya dalam menjaga kerapian dan kebersihan diri, dengan pelaksanaan yang tertib dan terkontrol.
Barbershop tersebut dikelola oleh seorang tamping yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan serta memiliki dasar keterampilan di bidang pangkas rambut.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini berada di bawah pengawasan langsung Kasubsi Giatja Lapas Sampit, Dwinarno, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan prosedur dan standar keamanan yang berlaku.
Layanan barbershop dibuka setiap hari sejak blok hunian dibuka pada pagi hari hingga blok kembali ditutup. Seluruh WBP yang memanfaatkan layanan tersebut dilayani dengan tertib, aman, dan sesuai aturan yang telah ditetapkan.
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan bahwa program barbershop merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang berorientasi pada kemandirian WBP.
“Program barbershop ini tidak hanya memberikan keterampilan kerja bagi WBP, tetapi juga membentuk sikap mandiri serta rasa tanggung jawab,” ujar Muhammad Yani, Sabtu (3/1/2026)
Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal positif bagi WBP setelah selesai menjalani masa pidana. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong seluruh WBP untuk selalu berpenampilan rapi dan bersih selama berada di dalam lapas.
Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen Lapas Kelas IIB Sampit dalam menciptakan pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada masa depan WBP.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan