KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Memasuki pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, arus penumpang feri penyeberangan rute Sampit–Seranau dan sebaliknya terpantau masih dalam kondisi normal.

Kepala UPTD Dermaga Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur (Kotim), Agus Sunoto, mengatakan hingga saat ini belum terjadi lonjakan jumlah penumpang.

“Terpantau masih normal, belum ada peningkatan jumlah penumpang,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya setiap hari melakukan pengawasan rutin di sejumlah titik dermaga, yakni Dermaga Habaring Hurung, Dermaga Inhutani, dan Dermaga Seranau. Pengawasan tersebut telah terjadwal guna memastikan kelancaran serta keamanan aktivitas penyeberangan.

Menurut Agus, peningkatan aktivitas masyarakat biasanya mulai terlihat sekitar satu minggu menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dalam waktu dekat, pihak UPTD juga akan menggelar sosialisasi kepada para pemilik dan nakhoda kelotok susur Sungai Mentaya.

Sosialisasi tersebut difokuskan pada aspek keselamatan dan keamanan penumpang, mengingat pada bulan Ramadan biasanya terjadi peningkatan aktivitas susur sungai, khususnya pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

“Biasanya pengunjung memanfaatkan waktu sore hari sambil menunggu berbuka puasa dengan melakukan susur Sungai Mentaya bersama keluarga,” jelasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat yang menggunakan jasa transportasi perairan, baik feri penyeberangan maupun kelotok susur Sungai Mentaya, agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Sementara itu, untuk layanan taksi air rute Sampit–Pegatan Katingan, dan sebaliknya juga terpantau lancar. Jalur tersebut bergantung pada kondisi pasang surut air dan banyak dimanfaatkan para pedagang dari Pegatan untuk berbelanja kebutuhan pokok di Kota Sampit.
(Tbk)