
PALANGKA RAYA, MEDIATNI-POLRI.ID – Peristiwa kebakaran menghanguskan lima unit rumah di Jalan Tjilik Riwut Km 2,5 Gang Pahlawan, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Rumah yang terbakar diketahui milik Rimin, Apandi, Sarien, Narti, dan Teguh. Bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu dan semi beton membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lainnya.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Riki, seorang tetangga yang melihat kepulan asap tebal dari samping rumah sekitar pukul 16.00 WIB.
“Saya keluar rumah dan melihat asap tebal dari arah rumah Ibu Narti. Saya langsung menghubungi Ketua RT dan memberitahukan warga sekitar agar segera membantu memadamkan api,” ujar Riki.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berdatangan untuk membantu memadamkan api secara manual sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Ketua RT setempat, Subahan, mengatakan dirinya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Setelah mendapat telepon dari saksi, saya langsung ke lokasi dan melihat api sudah membesar. Saya segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ungkapnya.
Tidak lama berselang, sejumlah tim pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Proses pemadaman melibatkan beberapa unit, di antaranya dua unit mobil Damkar Kota Palangka Raya, satu unit mobil pemadam Sabhara Polda Kalimantan Tengah, satu unit Damkar Kecamatan Jekan Raya, serta dua unit dari tim relawan Jekan Raya dan relawan Hiu Putih.
Setelah hampir satu jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.57 WIB dengan bantuan petugas dan masyarakat sekitar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp700 juta.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Peristiwa kebakaran di wilayah Palangka Raya diketahui cukup sering terjadi, terutama pada kawasan permukiman dengan bangunan yang didominasi material kayu sehingga api mudah menyebar dan sulit dikendalikan.
Masyarakat diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan serta memahami langkah-langkah pencegahan kebakaran di lingkungan tempat tinggal.
(BHL/Tbk)


Tinggalkan Balasan