KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Direktorat Meteorologi Publik merilis peringatan dini terkait potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada 20 hingga 21 Maret 2026, bertepatan dengan periode libur Lebaran.

Dalam rilis resminya, BMKG menetapkan sejumlah provinsi dalam kategori Waspada hingga Siaga akibat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, luapan sungai, hingga tanah longsor.

Pada Jumat, 20 Maret 2026, wilayah yang masuk kategori Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, serta Papua Selatan.

Sementara itu, puluhan wilayah lainnya berada dalam kategori Waspada, termasuk kawasan Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Papua.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung dan Maluku pada hari yang sama.

Memasuki Sabtu, 21 Maret 2026, potensi hujan dengan status Siaga diperkirakan terjadi di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, serta Sulawesi Selatan.

Sedangkan sejumlah wilayah lain masih berstatus Waspada, termasuk sebagian besar Pulau Jawa, Kalimantan, hingga Papua.

Selain itu, peringatan dini angin kencang juga masih berpotensi terjadi di wilayah Maluku.

BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi.

Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem selama periode libur Lebaran.

“Waspada terhadap kemungkinan genangan, banjir, hingga longsor, khususnya di wilayah dengan riwayat kejadian saat hujan lebat,” demikian imbauan BMKG.

Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem demi menjaga keselamatan selama aktivitas mudik dan libur Hari Raya.
(Tbk)