
BARITO UTARA, MEDIATNI-POLRI.ID – Jasad balita yang dilaporkan tenggelam, Sri Jimah (2), warga Desa Lemo I, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, akhirnya ditemukan setelah beberapa hari dilakukan pencarian.
Korban ditemukan oleh seorang nelayan di wilayah Buntok, Kabupaten Barito Selatan, dengan jarak sekitar 159,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.
Sekretaris Desa Lemo I, Zainal Arifin, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan, jenazah korban ditemukan di sekitar Pelabuhan Pasar Lama dan Pelabuhan Airud Buntok pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 08.45 WIB.
“Kami telah menerima informasi bahwa jenazah korban ditemukan oleh masyarakat di wilayah Buntok. Setelah dilakukan koordinasi, jenazah dibawa ke RSUD Buntok untuk proses identifikasi, dan dipastikan bahwa itu adalah warga kami, Sri Jimah,” ujarnya.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Sejak saat itu, proses pencarian intensif dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Basarnas Palangka Raya, relawan, serta masyarakat Desa Lemo I dan Lemo II.
Perwakilan Basarnas Kalimantan Tengah, Malik, juga membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan korban yang selama ini dicari.
“Berdasarkan hasil identifikasi dan koordinasi di lapangan, jenazah yang ditemukan tersebut dipastikan adalah korban yang hilang beberapa hari lalu di wilayah Muara Teweh,” jelasnya.
Ia turut mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, baik tim gabungan maupun masyarakat, yang terlibat dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Berdasarkan informasi di lapangan, jenazah pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan pada pagi hari.
Nelayan tersebut kemudian membawa jenazah ke Pelabuhan Pasar Lama Buntok dan melaporkannya kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Barito Selatan.
Selanjutnya, tim langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Buntok guna proses identifikasi.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa kembali ke Desa Lemo I menggunakan ambulans. Dengan ditemukannya korban, seluruh rangkaian operasi pencarian resmi dinyatakan ditutup.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan