
KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah melalui Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya mengingatkan nelayan, masyarakat pesisir, dan pelaku pelayaran agar mewaspadai potensi gelombang laut di perairan selatan provinsi tersebut yang dapat mencapai ketinggian hingga 1,25 meter dalam tiga hari ke depan.
Prakirawan BMKG Kalteng, Ika Priti, mengatakan tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter yang tergolong kategori rendah hingga sedang. Meski demikian, aktivitas di laut tetap perlu dilakukan dengan kehati-hatian.
“Waspadai potensi tinggi gelombang di wilayah perairan selatan Kalimantan Tengah selama tiga hari mendatang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Selain itu, masyarakat pesisir juga diminta waspada terhadap pertumbuhan awan konvektif jenis cumulonimbus (CB) yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang yang dapat meningkatkan tinggi gelombang laut.
BMKG mencatat adanya daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Kalimantan Tengah yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Namun, kelembapan udara yang tidak merata di beberapa wilayah turut memengaruhi peluang terjadinya hujan.
“Labilitas lokal yang cukup kuat juga mendukung proses konvektif sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan bersifat lokal,” tambahnya.
Secara umum, suhu udara di Kalimantan Tengah berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50 hingga 100 persen.
Angin bertiup dari arah Tenggara menuju Timur Laut dengan kecepatan 5 hingga 20 kilometer per jam.
Sementara itu, kondisi cuaca di sembilan kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah dalam tiga hari ke depan diperkirakan relatif aman dari potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.
Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Barito Utara, Murung Raya, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat hujan yang dapat terjadi secara lokal.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar segera mencari tempat aman saat terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, serta menghindari berteduh di bawah pohon.
Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui layanan resmi BMKG.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan