KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kegiatan pembinaan kemandirian kembali digiatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit melalui praktik layanan cuci motor yang melibatkan warga binaan pemasyarakatan (WBP), Jumat (27/03/2026).

Program ini dilaksanakan oleh tiga orang tamping yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan khusus, sehingga mampu menjalankan kegiatan dengan baik dan terampil.

Bertempat di area yang telah disiapkan, kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan aspek keamanan serta kebersihan lingkungan.

Didukung dengan peralatan yang cukup lengkap, seperti mesin semprot air bertekanan, sabun khusus kendaraan, lap kering, hingga kompresor, para tamping mampu memberikan layanan cuci motor secara optimal.

Selain melatih keterampilan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta etos kerja yang baik.

Melalui pembinaan tersebut, diharapkan para WBP memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat sebagai modal usaha setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit Muhammad Yani, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa program pembinaan kemandirian merupakan wujud nyata komitmen dalam memberikan keterampilan bagi warga binaan.

“Harapannya, mereka dapat mandiri dan memiliki peluang usaha setelah bebas nanti,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Sampit terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif serta memberikan dampak positif bagi masa depan para WBP.
(Tbk)