KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Aktivitas truk sampah yang melintas di depan SMPN 3 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, menuai keluhan dari para orang tua siswa. Pasalnya, kondisi jalan yang sempit dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa, terutama saat jam pulang sekolah.

Salah seorang orang tua siswa mengungkapkan kekhawatirannya ketika hendak menjemput anaknya.

Ia menyebut, pada saat bersamaan dengan waktu kepulangan siswa, kendaraan pengangkut sampah justru melintas di depan sekolah.

“Pas mau jemput anak sekolah, angkutan tosa sampah dan truk sampah lewat depan sekolah, padahal siswa sudah mau pulang sekolah,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, situasi tersebut semakin berisiko karena lokasi depo sampah berada tepat di samping sekolah.

Hal ini menyebabkan lalu lintas kendaraan pengangkut sampah kerap melintasi akses utama keluar-masuk siswa.

“Ini dikarenakan depo sampah persis berada di samping sekolah,” jelasnya.

Para orang tua berharap adanya perhatian serius dari instansi terkait untuk mengatasi persoalan ini.

Mereka meminta solusi agar aktivitas pengangkutan sampah tidak dilakukan pada jam sibuk sekolah, demi menjaga keselamatan siswa dan kenyamanan lingkungan pendidikan.
(Tbk)