KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai acara penutupan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62.

Penutupan Porseni tersebut menjadi puncak dari rangkaian berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan sebelumnya, sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian serta penguatan kebersamaan di lingkungan lapas.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta dan petugas dengan penuh khidmat.

Momentum tersebut mencerminkan semangat nasionalisme yang tetap terjaga di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan positif seperti Porseni dalam membangun karakter warga binaan.

Ia mengapresiasi partisipasi aktif seluruh warga binaan yang telah menunjukkan sportivitas dan kreativitas selama kegiatan berlangsung.

“Pekan olahraga dan seni ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan mental, kebersamaan, dan pengembangan bakat. Kami berharap semangat ini terus terjaga,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba yang disambut antusias oleh warga binaan.

Berbagai cabang perlombaan yang telah dipertandingkan menjadi bukti bahwa warga binaan memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan.

Menambah kemeriahan acara, Kepala Lapas Sampit bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Hadiyanto Prabowo, turut menyumbangkan lagu yang menghibur seluruh hadirin.

Penampilan tersebut disambut meriah dan menciptakan suasana keakraban antara petugas dan warga binaan.

Tidak hanya itu, acara juga semakin semarak dengan kehadiran tiga artis lokal yang turut menghibur melalui penampilan musik.

Kehadiran mereka memberikan nuansa hiburan yang menyegarkan sekaligus mempererat kebersamaan dalam suasana penuh kekeluargaan.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengembangkan potensi diri serta memperkuat nilai-nilai positif selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
(Tbk)