Sampit, Mediatni-polri.id – Gotong Royong massal dari beberapa gabungan, PU, DLH, BPBD, Satpol PP, Damkarmat, Camat Baamang, Lurah Baamang Tengah dan Lurah Baamang Barat serta Plt Kades Tinduk, dan Tim Pemburu Sampah, serta para ketua RT/RW kelurahan Baamang Tengah, Selasa (19/5/2016)

Hari ini fokus membersihkan Drainase yang tertutup dengan sampah di sepanjang kiri kanan jalan Crestopel Mihing agar air cepat keluar mulai dari panti Asuhan Bahagia sampai perampatan Desmon Ali.

Hari ini saya memimpin langsung kegiatan gotong royong dengan UPTD terkait seperti PU, DLH, BPBD, Damkarmat, dan Satpol PP. Mengingat beberapa hari ini intensitas curah hujan di kabupaten Kotawaringin Timur cukup tinggi khususnya diperkotaaan baik di jalan C Mihing, Walter Condrat, dan Cilik Riwut.

“Hari ini saya memimpin langsung Gotong Royong massal dengan UPTD untuk membersihkan Drainasi,” Ucap wakil Bupati Irawati.

Pemerintah daerah masih melakukan gotong royong secara manual, alat berat sudah 4 yang kita turunkan kecuali beberapa tempat yang alatnya tidak bisa masuk. Pemda juga sudah bersurat ke Balai Wilayah Sungai Kalimantan 2 sebagai Unit Pelaksanaan Kementerian PU yang mengelola sumber daya air di wilayah Kalimantan,

“Atas intruksi pak Bupati saya meminjam alat sedot air yang sekali sedot 1 Menit per 200 Liter,” Katanya

Untuk jangka panjang kami akan menaikkan status tanggap darurat mengingat hampir semuanya banjir di Kotawaringin Timur yang juga masukkan dari Dandim, dan Danramil agar mengubah status Karhutla menjadi status Tanggap Darurat Banjir sehingga kita bisa menggunakan dana tersebut.

(Ariyanto)