SERUYAN, MEDIATNI-POLRI.ID – Warga Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, kembali dibuat resah akibat ulah monyet liar yang terus meneror kawasan permukiman hingga pertokoan warga.

Gangguan satwa liar tersebut dilaporkan telah berlangsung sejak akhir Maret 2026 dan hingga kini belum berhasil ditangani sepenuhnya.

Monyet liar yang dikenal lincah dan agresif itu kerap berpindah-pindah lokasi, salah satunya di kawasan Jalan A. Yani, Kuala Pembuang.

Tidak hanya memasuki rumah warga, satwa tersebut juga sempat menghebohkan sejumlah fasilitas umum, termasuk area kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kuala Pembuang.

Warga menyebut perilaku monyet tersebut semakin meresahkan karena sering mengacak-acak rumah dan warung, mencuri makanan, hingga mengambil jemuran milik masyarakat.

Bahkan, primata liar itu juga dilaporkan sering mengejar pengendara sepeda motor yang melintas di jalan raya sehingga membahayakan keselamatan warga.

Terbaru, monyet liar tersebut disebut mulai nekat mencuri barang elektronik milik warga di kawasan pertokoan Kuala Pembuang.

“Sekarang terjadi lagi, monyet liar tersebut baru saja mengambil HP masyarakat. Di sebuah ruko yang ada di Kuala Pembuang, sudah empat HP yang diambil monyet tersebut,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (24/5/2026).

Masyarakat berharap instansi terkait segera mengambil langkah cepat untuk menangani konflik satwa liar tersebut sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar maupun korban jiwa.

“Semoga dinas terkait cepat merespons dan menangkap monyet liar ini, karena sudah sangat meresahkan warga,” tambahnya.

Sementara itu, upaya evakuasi sebenarnya telah beberapa kali dilakukan oleh petugas gabungan.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat diketahui telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pencarian dan penangkapan.

Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil. Monyet liar itu disebut memiliki pergerakan yang sangat cepat, liar, dan cerdik sehingga selalu berhasil meloloskan diri saat petugas tiba di lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menutup pintu dan jendela rumah secara rapat serta menghindari meletakkan makanan maupun barang berharga di tempat yang mudah dijangkau satwa liar tersebut.
(Tbk)