
KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (23/6/2026).
Kebakaran yang terjadi di Jalan Amin Klaru, Kelurahan Mentawa Baru Hilir tersebut menghanguskan sekitar 4 hektare lahan semak belukar di atas tanah gambut.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kotim, informasi kebakaran diterima Tim Reaksi Cepat (TRC) sekitar pukul 12.12 WIB melalui laporan anggota di lapangan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera melakukan pengecekan lokasi untuk memastikan akses menuju titik api.
Hasil pengecekan menunjukkan lokasi kebakaran berada sekitar 500 meter dari pinggir jalan raya dan sulit dijangkau kendaraan pemadam berkapasitas besar.
Kondisi itu membuat proses pemadaman harus dilakukan menggunakan kendaraan roda tiga dan peralatan portabel.
Sebanyak 14 personel BPBD Kotim diterjunkan dalam operasi pemadaman.
Mereka mendapat dukungan dari personel Kelurahan Mentawa Baru Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Babinsa, relawan, Manggala Agni, dan Dompet Peduli.
Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 13.35 WIB dan berlangsung hingga pukul 17.02 WIB dengan total waktu penanganan kurang lebih empat jam tiga puluh menit.

Dalam upaya tersebut, petugas menggunakan satu unit kendaraan roda tiga, tujuh unit kendaraan roda dua, satu unit mesin alkon, serta 10 roll selang.
Sumber air untuk pemadaman berasal dari parit yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dari total luas lahan yang terbakar sekitar 4 hektare, tim gabungan berhasil memadamkan kurang lebih 3 hektare atau sekitar 75 persen area yang terdampak.
Sementara itu, estimasi kerugian akibat adanya bangunan yang turut terbakar pada kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Petugas mengungkapkan proses pemadaman belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena kondisi mulai gelap, sementara di lokasi tidak tersedia peralatan penerangan yang memadai.
Selain itu, medan yang cukup sulit juga menjadi kendala dalam upaya penanganan.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan, seluruh personel serta peralatan diperiksa kembali untuk memastikan kondisi aman.
Tim kemudian kembali ke Kantor BPBD Kotim dalam keadaan lengkap dan selamat.
BPBD Kotim mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada lahan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan