KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Suasana penuh sukacita mewarnai prosesi Perkawinan Adat Dayak dan Maja Mantu pasangan Im Kustina Thongka, SE dengan Tri Radiko Felik, S.Pi, yang digelar di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (5/7/2026).

Rangkaian prosesi adat dan resepsi berlangsung mulai pukul 12.00 WIB di Jalan Nangka 2 Nomor 67, RT 008/RW 002, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Mempelai wanita, Im Kustina Thongka, merupakan putri ketiga dari pasangan Dias Manthongka, SH., MH., CIL., C.Me. dan Yati.

Sementara mempelai pria, Tri Radiko Felik, merupakan putra ketiga dari pasangan Benar Sipahutar dan Delpi Hutabalian.

Acara tersebut dihadiri keluarga besar, kerabat, sahabat, serta para tokoh masyarakat yang memberikan doa restu kepada kedua mempelai.

Perkawinan ini tidak hanya menjadi momen penyatuan dua keluarga, tetapi juga menjadi wujud pelestarian budaya melalui prosesi adat Dayak yang dipadukan dengan tradisi Maja Mantu.

Perwakilan keluarga mempelai wanita, Jono Ranan Baut, mengatakan prosesi yang dilaksanakan merupakan bagian dari adat Dayak Ngaju yang telah diwariskan secara turun-temurun di Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah.

“Ini adalah tradisi kita yang tidak bisa ditinggalkan. Kalau tidak kita pelihara dan lestarikan, adat budaya kita bisa hilang. Siapa lagi yang akan menjaga kalau bukan kita sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perbedaan agama, suku, maupun ras tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan adat dan budaya leluhur yang telah menjadi identitas masyarakat Kalimantan, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Menurutnya, semangat Huma Betang harus terus dijaga sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Ia berharap nilai-nilai kebersamaan tersebut tetap hidup di tengah masyarakat.

“Siapa pun yang tinggal di Pulau Kalimantan ini harus menghargai adat istiadat yang ada di Bumi Habaring Hurung. Perbedaan suku bukan alasan untuk terpecah belah, justru keberagaman menjadi kekuatan untuk membangun Kalimantan yang lebih maju dan penuh berkah,” tutur Jono yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Sementara itu, Ketua Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kotawaringin Timur, Hamidan, S.Sos, yang turut menghadiri acara tersebut, menyampaikan doa dan harapannya agar kedua mempelai senantiasa diberikan kebahagiaan, keharmonisan, serta keberkahan dalam membina rumah tangga hingga akhir hayat.

“Semoga rumah tangga kedua mempelai akan selalu dilimpahi kebahagiaan, keharmonisan dan keberkahan,” ujarnya.
(Tbk)