KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – PT Rimba Makmur Utama (RMU) menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengerahkan delapan personel beserta peralatan pemadaman pada kegiatan Apel Siaga dan Gelar Peralatan serta Gladi Kesiapsiagaan terhadap Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2026 di halaman Stadion 29 November Sampit, Rabu (15/7/2026).

Kepala Seksi Perlindungan dan Pengamanan Hutan PT RMU, Fernandes Orlando Marpaung, mengatakan perusahaan mengirimkan delapan personel dengan dukungan peralatan yang siap digunakan untuk menghadapi potensi karhutla.

“Hari ini RMU mengirimkan delapan personel. Peralatan yang kami bawa meliputi satu set mesin pemadam berkapasitas besar, dua set mesin sedang, satu set mesin jinjing, alat pemadam kebakaran manual, drone, serta empat lumbung air yang kami siapkan untuk kegiatan hari ini,” ujarnya usai apel.

Fernandes menjelaskan, dari sisi kesiapsiagaan PT RMU telah melakukan berbagai langkah antisipasi, terutama dalam upaya pencegahan kebakaran melalui kerja sama dengan desa-desa binaan dan pembentukan Tim Regu Siaga Api (RSA) yang mulai diaktifkan sejak Juli 2026.

Selain itu, perusahaan juga telah menyiagakan personel dan peralatan pemadaman di sejumlah titik rawan kebakaran serta pos-pos yang telah ditentukan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dengan BPBD Kotim sebagai komando penanganan karhutla di daerah. Jika terjadi kebakaran, kami siap mendukung baik dalam upaya pencegahan maupun pemadaman di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, menyampaikan bahwa apel siaga tersebut menjadi momentum untuk menguji kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Hari ini adalah momentum untuk melihat kesiapsiagaan yang sebenarnya. Karena itu tadi dilaksanakan gladi skenario maupun gladi non-skenario yang tidak diketahui peserta sebelumnya,” kata Multazam.

Ia berharap seluruh komponen masyarakat, aparat pemerintah, dunia usaha, hingga relawan semakin siap menghadapi potensi bencana, mengingat eskalasi ancaman kebakaran hutan dan lahan mulai meningkat memasuki musim kemarau.

“Kita berharap seluruh komponen masyarakat maupun aparat siap menghadapi ancaman bencana, karena saat ini eskalasinya sudah mulai meningkat,” pungkasnya.

Apel siaga tersebut dihadiri Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dunia usaha, para pemangku kepentingan, serta relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Relawan Siaga Api (RSA).
(Tbk)