KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Dua kejadian kebakaran lahan kosong dan semak belukar terjadi di wilayah Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, pada Minggu (9/8/2026).

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim bergerak cepat melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas dan mendekati bangunan warga.

Kebakaran pertama dilaporkan sekitar pukul 10.06 WIB di Jalan Pemuda, tepatnya di belakang J&T Express, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Setelah menerima laporan, petugas menuju lokasi pada pukul 10.11 WIB dan tiba lima menit kemudian. Operasi pemadaman dimulai pukul 10.19 WIB.

Api berhasil dilokalisir pada pukul 10.24 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan hingga operasi dinyatakan selesai pukul 10.59 WIB.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Kotim mengerahkan Mobil Unit Tangki 13 dengan personel Regu I.

Petugas juga mendapat dukungan dari Posko Gabungan Karhutla dan Relawan Pemadam Kebakaran Ketapi 3.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar seperempat hektare. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut dan tidak terdapat taksiran kerugian material. Penyebab kebakaran hingga laporan dibuat belum diketahui.

Beberapa jam kemudian, kebakaran lahan kembali terjadi di Jalan Christopel Mihing, Gang Bumi Makmur, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang.

Informasi diterima petugas pada pukul 13.31 WIB dari seorang warga bernama Fitri. Unit pemadam langsung bergerak pada pukul 13.33 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 13.41 WIB.

Proses pemadaman dimulai pukul 13.43 WIB dan api berhasil dilokalisir enam menit kemudian. Petugas kemudian melakukan pendinginan serta pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Operasi penanganan kebakaran dinyatakan selesai pukul 14.31 WIB, sementara armada tiba kembali di Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim pada pukul 14.51 WIB.

Pada kejadian kedua ini, Damkar Kotim mengerahkan Mobil Unit Tangki 13 dengan tujuh personel Regu III.

Petugas juga mendapat dukungan dari Posko Gabungan Karhutla, Relawan Pemadam Kebakaran Dompet Peduli, serta Relawan Pemadam Kebakaran Swadaya Baamang Tengah.

Luas area yang terbakar juga diperkirakan sekitar seperempat hektare. Tidak ada korban, sedangkan penyebab kebakaran masih belum diketahui.

Damkarmat Kotim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca cerah dan meningkatnya risiko kebakaran selama musim kemarau.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
(Tbk)