KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan pengerukan sejumlah parit yang disiapkan sebagai sumber air untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pengerukan dilakukan di sejumlah titik yang dinilai strategis untuk membantu ketersediaan sumber air bagi petugas pemadam dalam menghadapi karhutla di wilayah Kotim.

Wakil Ketua Harian III Posko Karhutla dan Kekeringan Kotim, Rihel, menyebutkan sedikitnya terdapat 11 titik parit yang telah dan sedang dilakukan pengerukan.
Adapun lokasi tersebut meliputi:
Jalan Tjilik Riwut Km 9 (Tambulihan).
Jalan Tjilik Riwut Km 10.
Jalan Jaksa Agung sisi kiri.
Jalan Jaksa Agung sisi kanan.
Jalan Lingut, kawasan Pesantren Al Marhamah.
Jalan Lingut, tikungan tajam setelah Gardu Induk.
Jalan Lingut, ujung Jalan Bumi Raya.
Jalan Lingut, dekat muara Jalan Bumi Raya.
Jalan Lingut, dekat kawasan PDIP.
Jalan Lingsel, dekat Perumahan Bundaran Balanga.
Jalan Lingsel, dekat Kantor Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MBK).

Pengerukan tersebut dilakukan untuk memperdalam dan memperbesar kapasitas tampungan air pada parit sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber air ketika petugas melakukan pemadaman karhutla.

Namun, tidak semua lokasi dapat dilakukan pengerukan. Salah satunya parit di Jalan Bawi Jawahen. Kondisi parit yang didominasi lumpur menjadi kendala sehingga pengerukan tidak dapat dilakukan secara maksimal.

“Untuk Jalan Bawi Jawahen, ring drain tidak bisa dikeruk karena lebih banyak lumpur,” ujar Rihel, Rabu (26/8/2026).

Upaya penyediaan sumber air ini menjadi bagian dari langkah antisipasi dan penanganan karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan di wilayah Kotim.
(Tbk)