
KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Dua kejadian kebakaran lahan kosong dan semak belukar terjadi di wilayah Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, pada Sabtu, 5 September 2026.
Kedua kejadian tersebut ditangani oleh petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur dari Peleton III.
Tidak ada korban maupun kerugian material yang dilaporkan dalam kedua kejadian tersebut.
Kebakaran pertama dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Wengga Metropolitan, tepatnya di sekitar Koperasi Desa Merah Putih, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang.
Petugas menerima informasi dari warga bernama Wira pada pukul 13.43 WIB. Regu III kemudian bergerak menuju lokasi pertama di Jalan Moh. Hatta, tepatnya di CV ND Saputri, sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi kebakaran di Jalan Wengga Metropolitan.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.28 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman pada pukul 14.29 WIB. Kobaran api berhasil dilokalisir pada pukul 15.40 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pemeriksaan.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 16.03 WIB dan personel tiba kembali di Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur pada pukul 16.33 WIB.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare. Dalam penanganan tersebut, petugas juga mendapat dukungan suplai air dari Wilmar Peduli.
Kebakaran lahan berikutnya terjadi di Jalan Walter Hugo, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang. Informasi diterima petugas dari masyarakat sekitar pukul 15.42 WIB.
Petugas kemudian dikerahkan menggunakan Mobil Tangki Pemadam Kebakaran 13. Regu I bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 19.46 WIB.
Operasi pemadaman dimulai pada pukul 19.48 WIB. Kobaran api berhasil dilokalisir pada pukul 19.55 WIB, dilanjutkan dengan pendinginan serta pemeriksaan lokasi.
Petugas menyelesaikan operasi pada pukul 21.04 WIB dan kembali ke Markas Komando pada pukul 21.33 WIB.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 0,5 hektare. Berdasarkan laporan petugas, kebakaran tersebut sempat dikhawatirkan mendekati permukiman warga.
Dalam kedua kejadian kebakaran lahan tersebut, tidak terdapat korban. Taksiran kerugian material juga belum ada atau dinyatakan nihil, sementara pemilik lahan dan dugaan penyebab kebakaran belum diketahui.
Kondisi cuaca saat penanganan dilaporkan cerah. Seluruh proses pemadaman, pendinginan, dan pemeriksaan berjalan dengan baik.
Petugas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada lahan kosong dan semak belukar yang mudah terbakar.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak merembet ke permukiman.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan