SERUYAN, MEDIATNI-POLRI.ID – Meski sudah memasuki malam hari, Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Seruyan tetap bergerak cepat setelah menerima laporan adanya titik api di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Jumat (11/9/2026).
Informasi titik api diterima personel piket Siaga Karhutla sekitar pukul 19.35 WIB.
Titik api terdeteksi berada di koordinat -3.348013, 112.622904, tepatnya di kawasan Jalan Simpang Kuala Pembuang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket bersama tim gabungan langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan upaya pemadaman.
Seluruh unsur langsung berkoordinasi di lapangan guna mencegah api meluas ke area sekitar.
Dalam penanganan itu, dikerahkan 3 personel Polri, 2 personel TNI, 4 personel BPBD, 1 personel Manggala Agni, 1 personel KPHP, 1 personel Marnit, serta 1 personel Damkar.
Padal Siaga Karhutla dan Kekeringan Tahun 2026 IPDA Eko Andrianto, S.H., mengatakan setiap informasi titik api harus segera ditindaklanjuti sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak berkembang lebih luas.
“Begitu informasi kami terima, personel langsung bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat. Penanganan dilakukan bersama-sama untuk mencegah api meluas,” ujar IPDA Eko, Sabtu (12/9/2026).
Ia menegaskan kesiapsiagaan tetap dilakukan selama 24 jam, meskipun laporan diterima pada malam hari.
“Kami tetap melakukan pemantauan dan penanganan setiap ada laporan titik api. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat api atau asap, sehingga dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Sinergi Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, KPHP, Marnit, dan Damkar ini menjadi bagian dari upaya bersama menjaga wilayah Kabupaten Seruyan dari ancaman Karhutla serta melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan