SERUYAN, MEDIATNI-POLRI.ID – Sinergi lintas sektor terus diperkuat dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam Lokakarya Mini Lintas Sektoral UPTD Puskesmas Kuala Pembuang I di Aula Puskesmas Kuala Pembuang I, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Rabu (17/9/2026) pukul 07.30 WIB.

Kegiatan dihadiri Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan dr. Yulita Handayani, Sekcam Seruyan Hilir Ali Rahman, Kepala BPJS Kesehatan Kuala Pembuang Rully, Kepala UPTD Puskesmas Kuala Pembuang I Risky Ariani, Babinsa Kelurahan Kuala Pembuang I Sertu Rudiansyah, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuala Pembuang I Brigpol Arif Siswanto, serta para kepala desa se-Kecamatan Seruyan Hilir.

Dalam lokakarya disampaikan pentingnya mendorong masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang tersedia di puskesmas. Layanan tersebut diharapkan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan lebih dini serta memperoleh penanganan sesuai kebutuhan.

Para kepala desa juga didorong untuk menyampaikan informasi tersebut kepada warga di wilayah masing-masing agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan layanan pemeriksaan di puskesmas terdekat.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuala Pembuang I Brigpol Arif Siswanto mengatakan kepolisian mendukung kegiatan lintas sektor yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Bhabinkamtibmas - Lokakarya Mini Lintas Sektoral, Bhabinkamtibmas Kuala Pembuang I Dorong Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

“Kami mendukung upaya bersama dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan. Informasi mengenai layanan pemeriksaan kesehatan perlu terus disampaikan kepada warga agar dapat dimanfaatkan dengan baik. Kami siap membantu menyampaikan informasi tersebut melalui komunikasi bersama masyarakat di wilayah binaan,” ujar Brigpol Arif Siswanto.

Lokakarya ini menjadi bagian dari koordinasi antara unsur kesehatan, pemerintahan, TNI, Polri, dan pemerintah desa dalam memperkuat penyampaian informasi pelayanan kepada masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan memastikan program kesehatan tidak hanya berhenti di tingkat instansi, tetapi juga benar-benar dimanfaatkan warga di tingkat kelurahan dan desa.

(Tbk)