KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kegiatan panen terong di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sampit berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Dari lahan program pembinaan kemandirian, sebanyak 58 kilogram terong berhasil dipanen, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan enam orang tamping, didampingi Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja) serta satu orang CPNS yang turut aktif dalam proses panen.

Suasana kerja yang harmonis terlihat dari kekompakan para warga binaan dalam menjalankan setiap tahapan panen. Mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab, mulai dari proses pemetikan hingga pengumpulan hasil panen.

Didukung peralatan pertanian yang memadai, proses panen berjalan lancar dan efisien. Seluruh sarana yang tersedia dimanfaatkan secara optimal guna menjaga kualitas hasil panen.

Selain menghasilkan produk pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan di bidang agrikultur. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal positif saat mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Sampit, Muhammad Yani, mengapresiasi keberhasilan kegiatan tersebut. Ia menyebut, panen ini merupakan bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian di bidang pertanian berjalan dengan baik.

“Panen ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian berjalan optimal. Kami berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan dapat menjadi bekal berharga di masa depan,” ujarnya.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sekaligus membangun kemandirian warga binaan.
(Tbk)