KAPUAS, MEDIATNI-POLRI.ID – Sebuah speed boat milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) jenis Rigid Buoyant Boat (RBB) 12 meter mengalami kecelakaan air di aliran Sungai Kapuas, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 16.35 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi saat kapal mengangkut anggota Pramuka Saka Bahari Pos TNI AL Kapuas yang tengah melaksanakan kegiatan susur sungai usai rangkaian kunjungan kerja Komandan Lanal Banjarmasin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, speed boat dikemudikan oleh Serda Juwilems Jovanri Beslau.
Saat kapal berada di sekitar Jembatan Pulau Petak dan hendak berputar balik menuju Pos TNI AL Kapuas, motoris mengalami kendala teknis.
Diduga tuas gas kapal tertahan sehingga tidak dapat diturunkan, sementara laju kapal diperkirakan mencapai sekitar 40 knot.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal kehilangan kendali dan akhirnya terbalik di perairan Sungai Kapuas.
Dalam insiden itu, kapal mengangkut 10 pelajar Pramuka Saka Bahari serta dua tenaga harian lepas (PHL) Pos TNI AL Kapuas.
Seluruh korban berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD H. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas untuk mendapatkan penanganan medis akibat benturan yang dialami. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Sebelum kegiatan susur sungai dilaksanakan, seluruh peserta diketahui telah mengenakan jaket pelampung sesuai prosedur keselamatan.
Sementara itu, motoris kapal, Serda Juwilems Jovanri Beslau, dilaporkan mengalami syok pascakejadian dan saat ini berada di Pos TNI AL Kapuas untuk dimintai keterangan oleh petugas intelijen Lanal Banjarmasin.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Komandan Lanal Banjarmasin melaksanakan kunjungan kerja ke Pos TNI AL Kapuas dan Pos TNI AL Kahayan Kuala di Desa Tanjung Perawan, Kabupaten Pulang Pisau, menggunakan kapal RBB tersebut.
Setelah rangkaian kunjungan selesai, rombongan Danlanal kembali menuju Banjarmasin melalui jalur darat, sementara kegiatan susur sungai Pramuka Saka Bahari dilaksanakan beberapa saat kemudian hingga akhirnya terjadi kecelakaan air.
Penyebab pasti insiden masih dalam penyelidikan pihak TNI AL untuk memastikan faktor teknis maupun penyebab lainnya yang mengakibatkan kapal terbalik.
(BHL)


Tinggalkan Balasan