KAPUAS, MEDIATNI-POLRI.ID – Komandan Kodim (Dandim) 1011/Kuala Kapuas, Letkol Inf Deky Febrianto, S.Hub.Int., M.H.I., memimpin prosesi Korps Raport Pindah Satuan bagi personel Kodim 1011/Kuala Kapuas di Aula Makodim 1011/Kuala Kapuas, Jalan Tambun Bungai, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan. Acara tersebut dihadiri para Perwira Staf Kodim 1011/Kuala Kapuas, seluruh personel, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVII Dim 1011/Kuala Kapuas beserta anggota.

Dalam sambutannya, Dandim Letkol Inf Deky Febrianto menegaskan bahwa Korps Raport Pindah Satuan bukan sekadar seremoni pelepasan, melainkan tradisi militer yang memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada prajurit yang mendapat amanah melanjutkan pengabdian di satuan baru.

Menurutnya, momen tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pada kesempatan itu, Dandim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Letda Inf Dwi Harsono dan Letda Czi Wandika atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja yang telah ditunjukkan selama berdinas di Kodim 1011/Kuala Kapuas.

Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama bertugas dapat menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan di tempat penugasan berikutnya.

“Mutasi merupakan bagian dari proses pembinaan personel di lingkungan TNI Angkatan Darat untuk meningkatkan profesionalisme, pengembangan karier, sekaligus penyegaran organisasi. Jalankan tugas di satuan yang baru dengan penuh tanggung jawab, jaga nama baik institusi, dan terus berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Letkol Inf Deky Febrianto.

Prosesi Korps Raport ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada personel yang melaksanakan pindah satuan, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan atas pengabdian selama bertugas di Kodim 1011/Kuala Kapuas.

Melalui tradisi tersebut, diharapkan semangat loyalitas, profesionalisme, dan jiwa korsa tetap terpelihara di setiap penugasan, sehingga para prajurit mampu memberikan kontribusi terbaik bagi TNI Angkatan Darat maupun masyarakat di wilayah tugas yang baru.
(BHL)