KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kebakaran lahan kosong dan semak belukar terjadi di Jalan H.M. Arsyad Km 4, tepatnya di depan Perumahan Citra Mandiri, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (31/7/2026) sore.
Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke permukiman warga.
Laporan diterima petugas piket Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada pukul 17.58 WIB dari seorang warga bernama Inah. Tiga menit kemudian, petugas Regu III langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 18.10 WIB.
Setelah melakukan penilaian awal (size up), petugas mendapati api membakar lahan kosong yang dipenuhi semak belukar dan berada cukup dekat dengan bangunan rumah warga.
Operasi pemadaman dimulai pukul 18.12 WIB. Berkat kerja sama petugas dan relawan, kobaran api berhasil dilokalisasi pada pukul 18.18 WIB.

Selanjutnya dilakukan proses pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 19.05 WIB, dan seluruh personel kembali ke Markas Komando pada pukul 19.19 WIB.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar mengerahkan dua unit mobil tangki pemadam, yakni Mobil Tangki 13 yang diawaki Regu III serta Mobil Tangki 14 dari Pos Sektor Eka Bahurui.
Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari sejumlah relawan pemadam kebakaran, di antaranya Relawan Telaga, Ketapi 3, Teluk Dalam, Masjid Jami, Relawan Kelurahan Ketapang, serta personel Koramil Ketapang.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 0,5 hektare. Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan laporan petugas, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada unsur arson atau kebakaran yang diduga disengaja.
Meski demikian, penyebab pasti masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah. Petugas juga menilai proses penanganan berjalan dengan baik, didukung komunikasi yang lancar serta kemampuan personel yang memadai, meskipun dukungan logistik dinilai masih pada kategori cukup.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan