KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Tokoh masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dias Manthongka, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Kapolres Kotim yang baru, AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W., S.H., S.I.K., M.M., usai pelaksanaan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Kotim di Mapolda Kalimantan Tengah, Rabu (9/9/2026) pagi.

Dias berharap kehadiran Kapolres Kotim yang baru dapat membawa perubahan positif serta menjawab berbagai persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah di wilayah Kotim.

“Terlebih dahulu kami mengucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa dan menyampaikan selamat bertugas kepada Kapolres Kotim yang baru. Tentunya beliau adalah orang terbaik yang dikirim dari Mabes Polri,” ujar Dias Manthongka, Rabu (9/9/2026).

Dias yang juga merupakan pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kotim, Gerdayak Kotim, Penyang Sahawung, dan Laskar Prabowo Kotim tersebut menilai, salah satu hal yang perlu menjadi perhatian Kapolres baru adalah meningkatkan kedisiplinan seluruh personel kepolisian.

Menurutnya, kedisiplinan anggota menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

“Pertama, kami berharap beliau bisa mendisiplinkan para anggota agar bekerja secara disiplin dan sesuai dengan tugas serta tanggung jawabnya,” katanya.

Selain itu, Dias juga menyoroti persoalan peredaran narkoba yang dinilai semakin memprihatinkan.

Ia berharap Polres Kotim dapat meningkatkan upaya pemberantasan narkoba hingga ke pelosok desa.

“Narkoba ini merusak generasi muda. Kondisinya sudah sangat memprihatinkan karena peredarannya bahkan sudah sampai ke pelosok-pelosok desa. Kami berharap persoalan ini bisa ditekan dan dikurangi,” tegasnya.

Persoalan lain yang turut disoroti Dias adalah distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menurutnya, BBM merupakan kebutuhan vital yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat dan aktivitas perekonomian.

“BBM ini menjadi jantung kehidupan masyarakat, jantung kehidupan ekonomi, sekaligus jantung bagi sektor angkutan. Karena itu, kami berharap persoalan distribusinya benar-benar bisa diatur,” ungkapnya.

Ia berharap pengawasan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dapat ditingkatkan agar antrean tidak didominasi oleh pelangsir sehingga masyarakat yang membutuhkan BBM tidak dirugikan.

“Mohon ini bisa diatur dan betul-betul diperhatikan. Jangan sampai SPBU dipenuhi pelangsir dan antreannya mengular. Ini juga perlu menjadi perhatian,” ujarnya.

Dias juga menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dihadapi Kapolres Kotim yang baru.

Salah satunya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik mulai dari tingkat Polres, Polsek hingga Pos Polisi (Pospol).

“Memang banyak PR yang berat di Kotim ini. Yang tidak kalah penting adalah pelayanan publik, baik dari Polres, Polsek sampai Pospol, agar bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat umum,” katanya.

Ia juga berharap jajaran Polres Kotim mampu menekan angka kriminalitas dan berbagai penyakit masyarakat lainnya.

Menurut Dias, kondisi keamanan yang kondusif akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Faktor keamanan ini sangat penting. Kalau Kotim aman, tentunya perekonomian juga akan meningkat,” jelasnya.

Ia berharap berbagai tindak kriminal seperti pembegalan, pencurian kendaraan bermotor, perampokan, maupun kejahatan lainnya dapat ditekan.

“Semoga tidak ada lagi begal, pencurian motor, perampokan dan kejahatan lainnya. Ini yang pada umumnya harus kita waspadai bersama,” pungkas Dias.
(Tbk)