KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kuliner khas Barabai, Kalimantan Selatan, kini semakin mudah dinikmati masyarakat Kota Sampit.

Bingka Mini 3 ‘M’ Barabai kini hadir di Pasar Tradisional Al Kamal, Jalan Hasan Mansyur, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Usaha kuliner tersebut dikelola oleh tiga orang, yakni Mila, Mae, dan Melisa. Nama 3 ‘M’ sendiri diambil dari inisial nama ketiga pengelola usaha tersebut.

“3 M itu singkatan dari Mila, Mae dan Melisa, pemilik sekaligus pengelola usaha ini,” kata Mae, Minggu (13/9/2026).

Mae menjelaskan, bingka Barabai yang mereka jual dibuat menggunakan bahan-bahan pilihan, di antaranya tepung, telur, santan, gula dan air.

Khusus gula merah, pihaknya mendatangkan langsung dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Bingka Khas - Bingka Khas Barabai Kini Hadir di Pasar Tradisional Al Kamal Sampit

“Untuk gula merahnya kami datangkan langsung dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ujarnya.

Bingka Mini 3 ‘M’ mulai beroperasi setiap hari sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Pasar Tradisional Al Kamal Sampit.

Konsumen dapat memilih empat varian rasa, yakni kentang, waluh, gula merah asli, dan pandan. Untuk harganya, satu mika berisi empat bingka dibanderol hanya Rp10 ribu.

Mae menambahkan, aspek kebersihan menjadi salah satu perhatian dalam penyajian produk. Bingka yang telah siap dijual ditempatkan di dalam etalase kaca sehingga lebih terlindungi dari debu maupun kotoran.

“Dijamin higienis karena kami sajikan di etalase kaca,” tukasnya.

Bingka Khas - Bingka Khas Barabai Kini Hadir di Pasar Tradisional Al Kamal Sampit

Kehadiran Bingka Mini 3 ‘M’ Barabai ini sekaligus menambah pilihan jajanan tradisional bagi masyarakat yang berbelanja di Pasar Tradisional Al Kamal Sampit, khususnya bagi pencinta kuliner khas Kalimantan Selatan.

Andi salah seorang pengunjung Pasar Tradisional Al Kamal Sampit, mengaku kerap membeli jajanan khas Barabai ini.

“Rasanya enak, gurih dan manisnya pas, cocok dinikmati bersama segelas kopi ataupun teh hangat,” ujarnya.
(Cath)