KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Bencana banjir melanda Desa Sei Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (23/4/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.05 WIB ini menyebabkan ratusan rumah warga terdampak, bahkan sebagian mengalami kerusakan akibat terjangan air.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, sebanyak 128 kepala keluarga (KK) atau rumah warga terdampak dari total 350 KK yang ada di desa tersebut. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 1 meter di sejumlah titik.

Rincian wilayah terdampak meliputi RT 01 sebanyak 15 KK dengan ketinggian air 20–30 cm, RT 02 sebanyak 23 KK dengan ketinggian serupa, RT 03 sebanyak 40 KK dengan ketinggian air antara 20 cm hingga 1 meter, RT 04 sebanyak 38 KK dengan ketinggian sekitar 20 cm, serta RT 05 sebanyak 12 KK dengan ketinggian air sekitar 30 cm.

Tim BPBD menerima laporan kejadian pada pukul 10.13 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 14.30 WIB. Operasi penanganan dimulai pukul 14.32 WIB dan selesai pada pukul 17.01 WIB.

Penanganan dilakukan oleh empat personel BPBD, yakni Mahmudi, S.P., M.A.P, Rahimatus Sadiah, Riduan, dan Agus Puadi, dengan dukungan satu unit kendaraan operasional roda empat.

Selain BPBD, penanganan juga melibatkan unsur Babinkamtibmas, Kepala Desa Sei Ubar Mandiri, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Kepala Desa Sei Ubar Mandiri, Andreka Setiadi, S.Kom, menyampaikan bahwa sebagian warga yang terdampak telah mengungsi ke rumah kerabat atau warga lain yang tidak terdampak banjir.

Hingga saat ini, kondisi di lapangan masih dalam pemantauan dan penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut.
(Tbk)