
KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Warga Jalan Wengga Metropolitan (WMP) 19 RT 23 RW 05, Kelurahan Baamang Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, mengeluhkan tumpukan material bangunan milik perumahan PT Risky Berkah Membangun, yang dinilai mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Material bangunan tersebut disebut menumpuk hingga ke tengah jalan sehingga menghambat akses kendaraan dan aktivitas warga yang melintas di kawasan tersebut.
Ketua RW 05, Riki Fahri, mengatakan kondisi itu sudah cukup meresahkan masyarakat karena jalan yang seharusnya digunakan bersama menjadi sempit akibat dipenuhi material bangunan.
“Warga merasa terganggu karena material bangunan ditumpuk sampai ke tengah jalan. Aktivitas masyarakat dan kendaraan jadi terhambat,” ujar Riki Fahri, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, warga berharap pihak pengembang segera menertibkan tumpukan material tersebut agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun menimbulkan kemacetan di lingkungan permukiman.

Selain mengganggu kenyamanan, kondisi tersebut juga dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan, terutama saat malam hari atau ketika kendaraan berpapasan di jalan yang menyempit.
Warga meminta pihak terkait maupun instansi berwenang dapat turun tangan memberikan teguran agar material bangunan tidak lagi menggunakan badan jalan sebagai tempat penumpukan.
Masyarakat berharap aktivitas pembangunan tetap memperhatikan kenyamanan dan keselamatan warga sekitar sehingga tidak menimbulkan keluhan berkepanjangan.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan