KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Perum Bulog Cabang Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menyalurkan sebanyak 37.754 paket bantuan pangan untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di wilayah kerjanya.

Asisten Manajer Pengadaan dan Operasional Perum Bulog Cabang Kotim, Agung Sudarmanto, mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah yang disalurkan melalui Bulog berdasarkan instruksi Presiden Republik Indonesia.

“Untuk penyaluran bantuan pangan alokasi bulan Februari dan Maret 2026, untuk wilayah Kotim adalah sebanyak 37.754 bantuan pangan,” kata Agung Sudarmanto, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan.

Agung menuturkan, wilayah yang menjadi cakupan pelayanan Bulog Cabang Kotim meliputi tiga kabupaten, yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Seruyan, dan Kabupaten Katingan.

Menurutnya, program bantuan pangan tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat yang dilaksanakan melalui Badan Pangan Nasional, sementara Bulog bertindak sebagai operator yang bertugas menyiapkan komoditas sekaligus menyalurkannya kepada masyarakat penerima manfaat.

“Bantuan pangan ini adalah instruksi dari Presiden RI melalui Badan Pangan Nasional dan Bulog sebagai operator penyalur serta penyiap komoditasnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agung mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 terjadi peningkatan jumlah penerima bantuan pangan yang cukup signifikan.

Hal itu disebabkan adanya perluasan cakupan penerima berdasarkan kategori desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Sebelumnya kami melayani untuk desil 1 dan 2, namun kali ini dari data DTSEN desilnya naik sampai dengan desil 5,” jelasnya.

Ia menambahkan, data penerima bantuan bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah divalidasi oleh Badan Pangan Nasional dengan sumber data dari Kementerian Sosial.

Dengan adanya penambahan cakupan penerima tersebut, diharapkan program bantuan pangan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan serta membantu memenuhi kebutuhan pokok di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
(Tbk)