KATINGAN, MEDIATNI-POLRI.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya mengerahkan personel beserta peralatan khusus untuk membantu pencarian dua anggota Polri yang diduga tenggelam saat operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengatakan sebanyak 10 personel diterjunkan ke lokasi untuk bergabung dengan tim gabungan yang telah lebih dahulu melakukan pencarian.
“Basarnas Palangka Raya mendukung penuh pelaksanaan pencarian. Kami telah mengerahkan 10 personel untuk membantu operasi di lapangan,” ujar Alit, Jumat (3/7/2026).
Dalam operasi tersebut, Basarnas membawa sejumlah peralatan pencarian dan penyelamatan, di antaranya satu unit rubber boat, alat pendeteksi bawah air Aqua Eye, perlengkapan selam, peralatan medis, serta perlengkapan pertolongan di air guna mendukung proses pencarian secara maksimal.
Menurut Alit, seluruh personel Basarnas akan berkoordinasi dengan unsur gabungan lainnya untuk melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya kedua anggota Polri tersebut.
“Seluruh personel akan bekerja sama dengan unsur terkait dalam melakukan penyisiran dan pencarian di lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya kedua anggota polisi tersebut,” katanya.
Hingga Jumat siang, proses pencarian masih terus berlangsung.
Tim gabungan berupaya memaksimalkan pencarian dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi.
“Tim gabungan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan kedua korban dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi,” pungkas Alit.
Operasi pencarian terus dilakukan secara intensif dengan harapan kedua anggota Polri yang hilang segera ditemukan.
Seluruh unsur yang terlibat tetap bersinergi untuk mempercepat proses pencarian di lokasi kejadian.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan