KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Senin (17/8/2026).
Hingga Senin malam, tim gabungan Posko Bencana Karhutla dan Kekeringan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah lokasi.
Berdasarkan Laporan Cepat Pusdalops PB Posko Bencana Karhutla dan Kekeringan, pembaruan hingga pukul 22.22 WIB, sebagian besar titik karhutla berada di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang).
Tim Regu 1 yang melakukan penanganan di kawasan Jalan Kaca Piring Barat, MB Ketapang, melaporkan luas pemadaman sekitar 1,5 hektare. Hingga malam hari, api masih aktif dan lokasi masih mengeluarkan asap.
Sementara itu, Regu 5 di Jalan Kaca Piring menangani lahan terbakar sekitar 1,5 hektare, dengan luas pendinginan sekitar 0,75 hektare. Kondisi terakhir di lokasi masih berasap.
Penanganan juga dilakukan Regu 12 di kawasan Jalan Kaca Piring/Jalan Mohammad Hatta. Di lokasi tersebut tercatat luas lahan terbakar sekitar 6 hektare.
Tim melakukan pemadaman pada dua titik dengan luas masing-masing sekitar 0,5 hektare dan 0,6 hektare. Kondisi dinyatakan padam, namun sebagian lokasi masih mengeluarkan asap.
Regu 6 yang bertugas di Jalan Kaca Piring/Jalan Moh. Hatta Lingkar Selatan menangani lahan terbakar sekitar 1 hektare dan melakukan pendinginan sekitar 0,5 hektare. Api dilaporkan padam, namun asap masih terlihat.
Di kawasan Jalan Moh. Hatta/Lingkar Selatan dekat Gudang Macika Express, Regu 4 menangani lahan terbakar sekitar 6 hektare dengan luas pemadaman sekitar 0,7 hektare. Hingga laporan diperbarui, lokasi masih berasap.
Sementara itu, Regu 9 di Jalan Jenderal Sudirman Km 3,5 dekat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melaporkan api telah padam. Tim masih melakukan pendinginan pada area sekitar 10 x 20 meter.
Penanganan karhutla juga dilakukan di kawasan Perumahan Metro Raya Residence Blok B, Jalan Metro TV. Regu 2 menangani dua lokasi dengan luas masing-masing sekitar 0,5 hektare. Api telah padam, tetapi lokasi masih berasap dan berpotensi kembali menyala.
Di Kecamatan Pasir Putih, tim yang diterjunkan ke kawasan Perumahan Bina Karya Permai Jalan Aries menangani lahan terbakar sekitar 0,6 hektare. Seluruh area telah dilakukan pemadaman, namun masih berasap dan berpotensi kembali terbakar akibat angin kencang.
Selain wilayah MB Ketapang dan Pasir Putih, penanganan juga dilakukan di Kecamatan Baamang. Salah satu titik di kawasan WMP31 dilaporkan telah padam.
Kemudian di kawasan Wisata Danau Biru, Kecamatan Pasir Putih, tim melakukan penanganan dengan luas sekat batas sekitar 1 hektare. Kondisi api sebagian telah padam, namun masih terdapat bagian tengah yang aktif.
Tim juga melakukan penanganan di Jalan Jenderal Sudirman Km 2, kawasan SPBU, MB Ketapang. Dengan melibatkan 12 personel, petugas melakukan penanganan pada lahan sekitar 1 hektare dan membuat sekat batas.
Di Jalan Moh. Hatta Lingkar Selatan, tepatnya sekitar Gudang Yamalube, Regu 9 menangani lahan terbakar seluas sekitar 10 x 15 meter. Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, kondisi lokasi dilaporkan sudah padam.
Sejumlah titik lain di MB Ketapang juga masih dalam penanganan, di antaranya kawasan Gang Kusuma Indah, Jalan Moh. Hatta sebelum Kantor Kecamatan Ketapang, Perum Pandawa Jalur 12, serta Jalan SPG atau kawasan Gudang Besi.
Beberapa lokasi masih berasap, sementara titik lainnya telah dinyatakan padam.
Hingga sekitar pukul 22.28 WIB, penanganan juga masih berlangsung di Jalan Sagonta, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang.
Tim melakukan penanganan sekat bakar, sementara sebagian titik belum sepenuhnya padam dan proses pemadaman masih terus dilakukan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa potensi karhutla di wilayah Kotim masih perlu mendapat perhatian serius.
Tim gabungan terus melakukan pemadaman, pendinginan, serta pembuatan sekat batas untuk mencegah api kembali menyala dan meluas ke area lainnya.
(Tbk)


Tinggalkan Balasan