SERUYAN, MEDIATNI-POLRI.ID – Tim Gabungan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kecamatan Hanau bergerak melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap tiga titik hotspot (HS) di wilayah Desa Pembuang Hulu I dan Desa Pembuang Hulu II, Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Sabtu (22/8/2026).

Penanganan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB setelah terdeteksi adanya tiga titik hotspot yang lokasinya relatif berdekatan, dengan jarak antartitik diperkirakan sekitar 200 meter.

Tim gabungan yang terlibat terdiri dari dua personel Polsek Hanau, dua personel Kecamatan Hanau, satu personel Koramil 1015-11 Hanau, lima personel Damkar Kecamatan Hanau, lima personel BPBD Kecamatan Hanau, serta empat personel Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan satu unit mobil pemadam BPBD Kecamatan Hanau dan satu unit mobil pemadam Damkar Kecamatan Hanau.

Adapun tiga titik hotspot yang menjadi sasaran penanganan yakni titik pertama berada di Desa Pembuang Hulu I pada koordinat 2,49507/112,16396. Titik kedua dan ketiga berada di Desa Pembuang Hulu II, masing-masing pada koordinat -2,49285/112,17766 dan -2,49165/112,17498.

Lahan yang terbakar berada di kawasan kebun sawit milik masyarakat serta lahan kosong yang didominasi semak belukar dan gambut kering.

Kondisi tersebut membuat api berpotensi lebih cepat menjalar, terlebih cuaca di lokasi cukup panas.

Dalam proses pemadaman, tim gabungan menghadapi kendala minimnya sumber air atau embung di sekitar lokasi.

Untuk memenuhi kebutuhan air, petugas harus mengambil air dari Sungai Seruyan yang berjarak sekitar tiga kilometer dari titik hotspot.

Selain keterbatasan sumber air, kondisi semak belukar dan gambut kering turut menjadi tantangan tersendiri.

Tim harus melakukan pemadaman sekaligus pendinginan secara intensif guna mencegah api kembali menyala dan merambat ke area lainnya.

Kapolsek Hanau IPDA Bima Satria Susilo, S.Tr.K., mengatakan, personel Polsek Hanau bersama seluruh unsur Satgas Karhutla terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di sekitar lokasi.

“Personel bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan di sekitar titik hotspot. Langkah ini dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah munculnya kembali titik api dan penyebaran ke area lainnya,” ujar IPDA Bima.

Ia menegaskan, Polsek Hanau bersama Tim Gabungan Satgas Karhutla akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi hingga kondisi benar-benar terkendali.

Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat di sekitar wilayah Kecamatan Hanau.
(Tbk)