KOTIM, MEDIATNI-POLRI.ID – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Kepala SMAN 2 Sampit beserta jajaran dewan guru dan tenaga pengajar, para siswa, serta keluarga besar SMAN 2 Sampit.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi warga sekolah untuk meningkatkan keimanan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SMAN 2 Sampit, Drs. Kodarahim, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu program sekolah yang dilaksanakan bersama Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Menurutnya, kegiatan keagamaan tersebut tidak hanya bertujuan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter dan kepribadian para siswa.

“Ini adalah salah satu program sekolah dan program OSIS. Kita berharap dengan kegiatan ini siswa kita tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan nonakademik, tetapi dari segi keimanan dan ketakwaan juga dapat terbentuk,” kata Kodarahim.

Ia menegaskan, ilmu pengetahuan dan ilmu agama harus berjalan beriringan. Karena itu, sekolah terus mendorong para siswa agar memiliki prestasi sekaligus mempunyai landasan keimanan dan ketakwaan yang kuat.

“Kami berharap siswa dapat mengambil hikmah dari Maulid Nabi sebagai penyemangat belajar bagi siswa dan penyemangat mengajar bagi para guru,” ujarnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz H. Adirahman mengajak seluruh siswa dan keluarga besar SMAN 2 Sampit untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan dalam kehidupan.

Ia mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita harus dapat meneladani akhlak Rasulullah, karena kita ingin menjadikan Nabi sebagai suri teladan kita semua,” tutur Ustadz H. Adirahman.

Ia juga mengingatkan para siswa mengenai pentingnya nilai-nilai agama dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari.

Para pelajar diharapkan mampu menjaga diri dari berbagai perbuatan yang tidak baik serta senantiasa menjaga nama baik diri sendiri maupun sekolah.

“Pergunakan masa muda untuk hal-hal yang berguna dan bermanfaat. Jangan melakukan hal yang tidak baik dan harumkan nama baik sekolah,” pesannya.

Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan sosok yang memiliki akhlak mulia. Oleh karena itu, generasi muda, khususnya para pelajar, diharapkan dapat menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam bersikap, belajar, bergaul, dan menjalani kehidupan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMAN 2 Sampit tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai keagamaan dan karakter siswa, sekaligus mendorong mereka menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat.
(Tbk)